STAF PIH UNAIR Anindya Anindita saat menyampaikan paparan mengenai aturan baru SNMPTN, SBMPTN, dan Mandiri Tahun 2018 di SMA N 18 Surabaya pada Kamis (10/1/2019). (Foto: Agus Irwanto)

UNAIR Sosialisasikan Aturan Baru SNMPTN-SBMPTN di SMAN 18 Surabaya

UNAIR NEWS – Dalam rangka menyosialisasikan aturan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2019, Universitas Airlangga berkesempatan untuk mempromosikan lembaganya kepada masyarakat luas. Pusat Informasi dan Humas (PIH) UNAIR diundang untuk mengikuti Edu Fair Campus Expo bersama dengan perguruan tinggi se-Jawa Timur. Kegiatan itu berlangsung pada Kamis (10/1) bertempat di SMAN 18 Surabaya yang dimulai pukul 08.30.

PIH UNAIR menginformasikan perubahan regulasi aturan proses penerimaan mahasiswa baru (PMB). Mulai jalur SNMPTN, SBMPTN, hingga seleksi Mandiri. Peserta Kelas XII SMAN 18 Surabaya sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Bukan hanya itu, antusiasme peserta terlihat dengan terjalinnya komunikasi interaktif antarsiswa dengan pihak humas UNAIR.

Staf PIH UNAIR Anindya Anindita menyampaikan bahwa keikutsertaan Humas UNAIR dalam Campus Expo 2019 merupakan langkah nyata untuk memberikan informasi yang lengkap dan sejelas-jelasnya kepada para calon mahasiswa baru tahun 2019. Khususnya memberikan fasilitas pendidikan yang sama bagi seluruh siswa yang hendak masuk UNAIR.

”Dengan adanya sosialiasasi ini, diharapkan para siswa mampu memahami sistem penerimaan mahasiswa baru yang baru ini. Siswa diharapkan tidak hanya fokus pada perubahan yang terjadi, tetapi lebih kepada mempersiapkan diri untuk mengikuti tes-tes masuk perguruan tinggi yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Anin, persentase pembagian jumlah calon mahasiswa yang akan diterima juga berbeda. Persentase calon mahasiswa dari jalur SNMPTN minimal 20 persen, SBMPTN 40 persen, dan jalur mandiri 30 persen. Ujian tes pada 2019 akan menggunakan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).

Pembagian kelompok ujiannyapun terdiri atas Saintek (sains dan teknologi) serta Soshum (sosial dan humaniora). Setiap peserta diperbolehkan mengikuti tes maksimal dua kali.

”Untuk materi tes UTBK, terdiri atas dua. Yaitu, tes potensi skolastik (TPS) dan tes kompetensi akademik (TKA),” ujar Anin.

Sementara itu, salah seorang siswa kelas XII bernama Ganjar Darwaji menyampaikan perasan senangnya dalam mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut. Banyak pengetahuan informasi seputar tips masuk perguruan tinggi, khususnya UNAIR, yang dapat diketahui dalam mengikuti kegiatan itu.

”Saya menjadi lebih tahu dan dapat mengeksplorasi banyak pengetahuan tentang jurusan dan fakultas yang ada di UNAIR. Saya tertarik untuk masuk di jurusan ilmu komunikasi untuk meningkatkan kemampuan saya dalam berkomunikasi,” katanya.

”Selain itu, saya juga banyak bertanya berbagai tips lolos masuk UNAIR,” imbuhnya. (*)

 

Penulis: Khefti Al Mawalia

Editor: Feri Fenoria