Ilustrasi oleh Feri Fenoria Rifa'i
Ilustrasi oleh Feri Fenoria Rifa'i
ShareShare on Facebook52Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Universitas Airlangga  terus meningkatkan berbagai gebrakan untuk memberikan sumbangsih yang nyata demi kemajuan bangsa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Seperti KKN periode sebelumnya, tidak hanya dilaksanakan di kota Surabaya saja, KKN ke-59 UNAIR juga dilaksanakan di beberapa kabupaten di sekitar Kota Surabaya.

Tercatat, seperti pada periode sebelumnya, ada lima kota/kabupaten yang akan menjadi tempat KKN bagi mahasiswa Universitas Airlangga. Daerah-daerah tersebut antara lain Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Banyuwangi.

Ditemui di ruang kerjanya (3/1), Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, M.Com., selaku ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UNAIR menuturkan,  pada KKN tahun ini fokus kegiatan mahasiswa ditekankan pada melanjutkan berbagai program-program yang telah dilaksanakan pada KKN sebelumnya.

“Di Surabaya misalnya, untuk KKN tahun ini difokuskan pada peningkatkan berbagai UMKM yang dulu telah dikembangkan oleh tim KKN sebelumnya,” ujarnya.

Mengenai hal itu, Prof. Jusuf menegaskan bahwa hal tersebut memang menjadi salah satu fungsi KKN yang berkelanjutan. Pasalnya, sistem berkelanjutan menjadi salah satu upaya bersama untuk fungsi KKN yang benar-benar bisa memberikan perubahan yang nyata bagi masyarakat.

“Jadi, dengan KKN ini mahasiswa memang memberikan dampak dan perubahan yang nyata bagi masyarakat,” tandasnya.

Selanjutnya, Guru Besar FISIP UNAIR itu juga mengatakan bahwa berbagai program KKN yang semester lalu ditetapkan oleh rektor juga telah berjalan dengan baik. KKN Back to Village misalnya, menurut Prof. Jusuf, KKN tersebut pada tahun ini telah berhasil dilaksanakan di berbagai daerah asal mahasiswa.

“Bahkan, tahun ini ada mahasiswa yang berasal dari daerah Toraja melakukan KKN ini. Meraka (mahasiswa, red) mengajak teman-teman yang lain untuk turut membangun daerahnya,” ungkap Prof. Jusuf.

Tidak hanya itu, KKN Luar Negeri menurutnya juga telah berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya mahasiswa UNAIR yang pernah ke luar negeri untuk studi, konferensi, ataupun mengikuti berbagai program yang ditawarkan oleh kampus luar negeri.

“Dan KKN Luar Negeri pesertanya juga semakin meningkat. Ini menunjukkan kalau berbagai program KKN yang kami gagas memberikan dampak bagi semua,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook52Tweet about this on Twitter0Email this to someone