Dian Pratama, Mahasiswa Akuntansi PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi usai presentasi paper. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dian Pratama, mahasiswa angkatan 2017 prodi Akuntansi PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi kembali menorehkan prestasi. Berawal dari hobi menulis, dua artikel buatannya berhasil lolos seleksi untuk di presentasikan dalam kegiatan Smonagenes (pengabdian masyarakat diseminasi, red) yang berlokasi di kampus Universitas Brawijaya Malang.

Dibawah bimbingan  A.A. Gde Satia Utama, Dian menyusun dua judul artikel ilmiah dari hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat, antara lain yaitu “Peningkatan produktifitas PKK Desa Alasmalang melalui pembuatan Supir Maling (sabun cuci piring ramah lingkungan)” dan “Ecogreen Accounting village, sinergitas akuntansi untuk masyarakat Gombengsari”. Keduanya berhasil lolos untuk di presentasikan dalam kegiatan Smonagenes pekan lalu.

“Keunikannya kami menggabungkan antara ilmu Science dengan Accounting. Menggali mengenai pengabdian berbasis keberlanjutan lingkungan,” ujar Dian.

Hal yang melatarbelakangi kegiatan pengabdian tersebut, imbuhnya, dikarenakan kondisi perekonomian dan juga sosial budaya masyarakat desa Alasmalang.

“Kami menemukan adanya dua permasalahan. Dua permasalahan tersebut yakni kurang produktifnya PKK Desa Alasmalang, dan tingginya kegiatan Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di sungai yang menyebabkan pencemaran ekosistem di sungai,” terang Dian.

Dalam kegiatan tersebut Dian menjadi ketua pelaksana. Ia menjelaskan bahwa dalam kegiatan tersebut mahasiswa tidak bisa sepenuhnya melarang masyarakat untuk melakukan aktifitas MCK di sungai, namun dengan penerapan penggunaan Supir Maling, pencemarah sungai dapat sedikit terkurangi karena terbuat dari bahan alami yang ramah lingkungan.

“Selain itu, pemasaran Supir Maling sebagai alternatif pengganti sabun cuci tangan diharapkan dapat meningkatkan produktifitas dan pendapatan ekonomi PKK Alas Malang,” jelas Dian.

Selanjutnya, pentingnya kesadaran akan ekonomi kreatif yang berbasis pada keberlanjutan perekonomian  menggugah semangat mahasiwa akuntansi untuk mengabdi. Dalam hal ini, masyarakat kelurahan Gombengsari memiliki potensi besar terkait produksi kopinya. Akan tetapi, yang menjadi permasalahan adalah pada permodalan. Karena usaha mereka tidak dicatat dengan baik dan benar, maka inklusi keuangan sulit didapatkan.

“Dalam paper yang kedua ini, kami membahas mengenai pentingnya membangun usaha ekonomi kreatif yang berbasis ramah lingkungan, dalam hal ini adalah pengelolaan kopi di Kelurahan Gombengsari,” sebut Dian.

Dalam paper itu, Dian menulis bersama AA. Gde Satia Utama selaku Kepala Program Studi Akuntansi PSDKU UNAIR di Banyuwangi dan Raka Gemilang, rekan sesama mahasiswa Akuntansi. Keberlanjutan dari program tersebut, jelasnya, terbentuknya koperasi di Kelurahan Gombengsari.

“Harapannya, ke depan koperasi tersebut dapat menjadi wadah dalam pengelolaan produksi dan juga permodalan usaha pemasaran kopi khas Gombengsari,” pungkas Dian.

Penulis: Siti Mufaidah

Editor:Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone