Ilustrasi oleh PSDKU UNAIR Banyuwangi
Ilustrasi oleh PSDKU UNAIR Banyuwangi
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Wakili kampus PSDKU UNAIR di Banyuwangi diajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-30 Tahun 2017 di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Alvin Avia Aprilliana mendapat amanah baru sebagai ketua Ormawa Garuda Sakti PSDKU UNAIR di Banyuwangi periode 2018/2019 didampingi wakilnya Arum Pratiwi.

Kali itu timnya diketuai oleh Muhammad Reynaldy Thoriq bersama ketiga anggota lainnya, Alvin  menjadi tim pertama mewakili kampus PSDKU UNAIR Banyuwangi yang lolos Pimnas dengan PKM-bidang pengabdian masyarakat Pada Anak Berkebutuhan Khusus di SMPLB Negeri Banyuwangi.

Sebelumnya, tim Alvin sempat lolos pendaan PKM oleh Dikti ditahun 2016, kemudian berlanjut tahun berikutnya dengan PKM yang berbeda lolos sebagai finalis di Pimnas, dan ditahun ketiga sebagai ketua, menorehkan kembali prestasi sebagai peraih insentif PKM KT (AI/GT) Dikti tahun 2018.

Mengemban amanah baru, Alvin bersama wakilnya resmi menjabat sebagai ketua Ormawa Garuda Sakti pada pertengahan Desember dengan beberapa program kerja unggulan, diantaranya yaitu monitoring dan evaluasi internal dan eksternal PKM 5 bidang, School of Mawapres (SOM), Airlangga Creative Classes (AICE) dan SI GS (Share Info Garuda Sakti).

Alvin menuturkan visinya adalah mewujudkan organisasi yang mampu membangun mahasiswa berprestasi yang ahli dalam bidang keilmuan dengan berlandaskan nilai-nilai agama.

Untuk mencapai impian tersebut, Alvin bersama pengurus lainnya telah menyusun beberapa strategi yaitu dengan sering melakukan kegiatan monitoring, memantau tiap tim PKM supaya lolos didanai maupun PIMNAS, share info lomba seminggu sekali supaya mahasiswa tertarik untuk berpartisipasi dalam lomba tersebut, dan sering melaksanakan kegiatan kelas menulis, kelas desain, kelas public speaking untuk memupuk minat mahasiswa dibidang keilmuan.

“Sejauh ini, kami memang bekerja keras untuk tanggungjawab PKM, bahkan sampai berhari-hari kadang untuk koreksi karya dari teman-teman, kami benar-benar memfasilitasi. Setiap tim kami dampingi satu persatu,” ujar mahasiswa prodi Aqua kultur tersebut.

Namun tidak sia-sia, imbuhnya, sejauh ini karya dari teman-teman semakin berkualitas. Dari segi kuantitas mungkin sedikit menurun dari tahun sebelumnya, namun dari segi proporsi kami masih cukup unggul.

“Dari 110 tim yang lolos dari UNAIR ditahun 2018, kami menyumbangkan 11 tim, bayangkan perbandingannya mahasiswa kami disini hanya secuil dari kampus induk namun yang lolos sekian,” jelas Alvin.

“Kami menargetkan tahun 2019, bisa naik baik dari segi kuantitas, kualitas maupun proporsinya,” tambah Alvin.

Jumlah pengurus Garuda Sakti periode 2019 sebanyak 42 mahasiswa, dibawah dosen pembimbing M. Thohawi Elziyad Purnama Drh., M.Si, pengurus dibagi dalam 5 divisi yaitu Divisi PKM, Divisi Mawapres, Divisi Prestasi, Divisi Kominfo, dan Divisi PSDM.

Arum Pratiwi saat diwawancarai UNAIR NEWS melalui Whatsapp menuturkan beberapa tugas pokok dan fungsi dari masing-masing divisi. Divisi PKM, bertugas dalam mewadahi, membantu kegiatan PKM (program Kreativitas mahasiswa) mulai dari pembuatan proposal sampai lolos tingkat nasional atau dapat disebut PIMNAS. Divisi Prestasi, bertugas untuk mempublikasikan berbagai macam informasi lomba, serta melakukan kegiatan yang berhubungan dengan keilmuan.

Divisi Mawapres, bertugas untuk mewadahi, membantu mahasiswa berprestasi dengan cara melakukan seleksi tingkat fakultas, universitas, hingga nasional. Divisi Kominfo, bertugas untuk membuat poster yang berhubungan dengan proker Garuda Sakti serta bertugas untuk mempublikasikan informasi terkait Garuda sakti dan terkahir Divisi PSDM, bertugas untuk merekatkan anggota Garuda sakti satu sama lain dengan program kerja yang mampu merealisasikan tujuan tersebut.

Penulis: Siti Mufaidah

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone