Mahasiswa Farmasi Sabet TOP 10 Best Research Poster On 11th iMPaCHS Malaysia  

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
TIM Reasearch Poster Competition Universitas Airlangga berfoto bersama di booth poter dalam acara 11th International Medical, Pharmaceutical, Cosmeceutical and Health Science Symposium (iMPaCHS) Management and Science University, Malaysia, pada Kamis (13/12). (Foto: Istimewa)
TIM Reasearch Poster Competition berfoto bersama di booth poter dalam acara 11th International Medical, Pharmaceutical, Cosmeceutical and Health Science Symposium (iMPaCHS) Management and Science University, Malaysia (13/12). (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Langganan juara di berbagai kompetisi farmasi bertaraf internasional, begitu kiranya predikat yang tepat disematkan kepada tiga ksatria airlangga dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga ini. Ialah Tri Wahyudi, Fakhriyah Dinina, dan Faatihatul Alifiyah. Ketiganya menjadi tim kategori Research Poster Copetition delegasi UNAIR dalam 11th International Medical, Pharmaceutical, Cosmeceutical, and Health Science Symposium (iMPaCHS) Management and Science University, Malaysia, pada Kamis (13/12). Berkat karya poster penelitiannya, mereka berhasil membawa pulang awarding sebagai TOP 10 Best Research Poster On 11th iMPaCHS Malaysia.

Ketiganya membawakan tema ’PILL SHAMING’ Awarness Campaign: As Implementation Of Pharmacist Roles Toward Pill Shaming Erdication On Therapy For Mental Health Disorder”. Ketiganya membahas topik yang belum pernah diangkat di Indonesia tentang kondisi body shaming ketika seseorang mengalami ketakutan yang amat besar saat harus meminum obat.

Tri Wahyudi menjelaskan, kondisi seperti itu telah banyak terjadi di Indonesia dewasa ini. Tak jarang banyak orang ketakutan minum obat (pill shaming) hanya karena takut dianggap sakit atau tak dapat menjaga mental dan kondisi tubuhnya.

”Selain itu, kejadian dalam topik ini kami juga kemudian meneliti tentang dampak yang mempengaruhi mental health seseorang tersebut,” ujar mahasiswa angkatan 2017 itu.

Menjadi poster yang banyak dikunjungi saat pameran, tutur Tri Wahyudi, dirinya dan tim sempat dibuat kewalahan menjelaskan isi poster kepada pengunjung booth. ”Saya dan tim, bahkan sempat speechless sewaktu selesai penjurian. dosen-dosen dan dewan juri dari Management and Science University datang kembali memberikan apresiasi selamat kepada kami. Menurut mereka, ini (tema tim UNAIR, Red) merupakan topik yang unik. Mereka menawarkan kerja sama penelitian pada topik kami untuk kemudian dipublikasikan pada event internasional berikutnya,” ungkap Tri Wahyudi.

Perlu diketahui, UNAIR sebagai salah satu kampus terbaik di Indonesia berupaya terus mendorong mahasiswanya untuk aktif mengikuti kegiatan atau event internasional. Mengingat, UNAIR sebagai world class university terus meningkatkan kualitas pendidikan untuk meningkatkan ranking dan reputasi di kancah internasional. Tepatnya dalam mewujudkan target masuk top 500 world class university. (*)

 

Penulis: Wiwik Yuni Eryanti Ningrum

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu