Wakil Rektor IV UNAIR Junaidi Khotib Ph.D., saat memberikan papara dihadapan puluhan alumni di Jakarta. (Foto: Nuri Hermawan)
Wakil Rektor IV UNAIR Junaidi Khotib Ph.D., saat memberikan papara dihadapan puluhan alumni di Jakarta. (Foto: Nuri Hermawan)
ShareShare on Facebook4Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Berbagai arah kebijakan dan gebrakkan untuk menjadi bagian dari kampus 500 dunia terus dilakukan oleh civitas akademika Universitas Airlangga. Kali ini, upaya itu diwujudkan dalam gelaran “Gathering Vote UNAIR Peningkatan Employer Reputation Menuju 500 World Class University.

Bertempat di Hotel Manhattan Jakarta pada Sabtu (15/12), acara yang dihadiri oleh puluhan alumni yang berkiprah di berbagai bidang itu membahas peran seluruh alumni untuk turut bahu-membahu mempercepat langkah UNAIR menjadi bagian dari 500 kampus besar dunia.

Hadir mewakili rektor, Wakil Rektor IV Junaidi Khotib Ph.D., dalam sambutan dan arahannya mengatakan bahwa acara mengumpulkan dan melibatkan para alumni seperti saat ini dilakukan oleh seluruh pimpinan UNAIR dan berbagai pihak yang berada di berbagai daerah.

“Hal demikian ini dilakukan untuk memberikan gambaran kepada seluruh alumni yang hadir tentang langkah UNAIR agar masuk 500 top dunia. Pasalnya, alumni juga memiliki peran penting untuk mendukung langkah UNAIR menjadi bagian kampus top di dunia,” jelasnya.

Langkah yang dilakukan oleh alumni, jelasnya, bisa dilakukan dengan memberikan vote for UNAIR melalui e-mail yang dikirimkan oleh pihak QS WUR sebagai lembaga perankingan yang diikuti oleh UNAIR.

Vote for UNAIR tidak membutuhkan waktu yang lama. Hanya sekitar tujuh menit saja, tapi hal itu sangat berarti dan memberikan nafas bagi almamater untuk ke depannya,” tandasnya.

Doktoral jebolan negeri sakura itu juga menjelaskan bahwa vote for UNAIR oleh alumni UNAIR dapat dilakukan dengan membalas e-mail dari QS WUR. Upaya itu, tandasnya, memiliki poin sebesar 10% dalam perankingan QS WUR.

“Meski hanya 10%, hal itu sangat membantu memberikan poin nilai tambahan bagi penilaian UNAIR,” imbuhnya.

Junaidi juga mengatakan bahwa saat ini, UNAIR masih dalam posisi 751 dunia. Dengan Employer Reputation sebagai salah satu indikator yang bisa diperankan oleh alumni, saat ini, tengah masuk posisi 501 dunia.

“Tinggal selanglah, poin yang menjadi bagian penting dari alumni ini bisa mencapai pada 500 dunia. Untuk itu, mari para alumni bisa berperan aktif untuk bersama mewujudkan UNAIR 500 dunia,” tuturnya.

Pada akhir, Junaidi kembali menegaskan bahwa upaya untuk melangkah menjadi 500 dunia merupakan bagian dari usaha untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap kualitas UNAIR dan kualitas lulusan UNAIR.

“Jika reputasi kita dimata dunia bagus, maka publik tidak akan ragu untuk menjadikan lulusan UNAIR sebagai bagian dari perubahan di berbagai instansi,” pungkasnya.

 

Penulis: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook4Tweet about this on Twitter0Email this to someone