Menangi Berbagai Lomba dari Menulis, Ata’ Jadi Wisudawan Berprestasi

UNAIR NEWS – Wildan Hafata Yahfitu Zahra patut bangga atas pencapaian yang diraihnya. Mahasiswa program studi S1 Ilmu Sejarah itu menjadi wisudawan berprestasi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga periode Desember 2018. Selama menjadi mahasiswa, wisudawan yang akrab disapa Ata’ itu gemar mengeksplorasi dunia tulis-menulis.

Bagi Ata’, mengikuti lomba karya tulis adalah sebuah kesenangan tersendiri. Ia menemukan sebuah arti proses yang panjang sebelum meraih penghargaan. Dirinya bersikukuh dengan mencoba menulis disertai dengan mengambil hikmah merupakan sebuah keberhasilan yang sebenarnya.

“Saya mempunyai definisi lain tentang prestasi. Saya mengukurnya tidak hanya dengan penghargaan, tapi juga dengan softskill menulis yang terus terasah selama menjadi mahasiswa,” terangnya.

Selama mengikuti lomba menulis, Ata’ mengatakan banyak menemukan hambatan. Seperti keterbatasan finansial yang membuat gagal berangkat, tugas kuliah yang menumpuk belum dikerjakan, dan rasa malas yang terkadang menganggunya.

“Perasaan berat dan ingin berhenti menulis itu pasti ada. Tapi saya tidak sendiri karena saya punya partner (teman) berjuang yang selalu menyemangati saya ketika lelah dan bahkan mengajak bangkit ketika terpuruk. Bagi saya teman adalah yang paling berharga,” jelasnya.

Inspirasi Menulis

Dalam menulis, Ata’ mengaku terinspirasi oleh Sarkawi B. Husain Ketua Program Studi Ilmu Sejarah. Menurutnya, Sarkawi adalah sosok penting dalam perjalanan belajar selama perkuliahan. Ketika belajar, mahasiswa sering melakukan kesalahan dan butuh melatih attitude (perilaku). Tetapi, Sarkawi adalah orang yang baik dalam memberikan kesempatan, pembelajaran, serta motivasi pada mahasiswa.

Selama menekuni dunia tulis-menulis, Ata’ pernah memperoleh beberapa penghargaan, di antaranya; Juara I Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional UM tahun 2016; Harapan III Karya Tulis Sejarah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia 2017; Finalis Indonesian Student Researcher Festival UPI 2016; Finalis Lingart Essay Competition UNNES 2018; dan Juara I Lomba PIM FIB UNAIR tahun 2015. (*)

Penulis: Fariz Ilmham Rosyidi

Editor: Binti Q. Masruroh