SESI foto bersama mahasiswa penerima awarding Stovit Award 2018. (Foto: Istimewa)
SESI foto bersama mahasiswa penerima awarding Stovit Award 2018. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Menjadi tahun ketiga penyelenggaraan sejak 2016, Stovit Award kembali memberikan apresiasi kepada sivitas akademika Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga. Bertempat di Hotel Wyhndam Surabaya, acara awarding itu digelar cukup elegan dan meriah. Tak kurang dari 400 tamu undangan dari mahasiswa, tenaga pendidik, staff, hingga alumni FKG UNAIR turut ambil bagian dalam perhelatan besar tersebut. Turut hadir pula Ahli Bedah Mulut Prof Norifumi Nakamura, DDS, PhD dari Kagoshima University Jepang.

Dalam sambutannya, Dekan FKG UNAIR Dr. R. Darmawan Setijanto drg., M.Kes., menyampaikan tugas institusi tak lagi hanya mencetak lulusan kedokteran gigi semata. Namun, institusi tersebut harus mampu bersaing dan diakui dunia. Stovit Award merupakan sebuah perhelatan awarding terbesar FKG UNAIR yang mempertemukan dosen, mahasiswa, hingga alumni berprestasi FKG.

”Undangan yang hadir merupakan sivitas terbaik yang telah berprestasi serta membanggakan almamater tercinta,” ujarnya.

Menurut Dr. R. Darmawan, acara itu sekaligus sebagai bentuk penghormatan serta apresiasi kepada seluruh elemen yang telah mengabdi dan berprestasi di FKG UNAIR. Bukan hanya itu, menurut dia, kegiatan tersebut adalah salah satu upaya untuk pembinaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di FKG UNAIR agar lebih baik.

”Tercatat sebanyak 54 jurnal yang berhasil dipublikasi FKG UNAIR per 2018. Jumlah itu meningkat signifikan jika dibandingkan pada 2015 yang hanya 9 jurnal,” sebutnya.

Bukan hanya itu, sebanyak 150 proceding karya FKG UNAIR siap diterbitkan. Pada tahun yang sama, kerja sama alumni mampu memboyong rekor muri Gerakan Tari Teknik Sikat Gigi dengan peserta terbanyak, yaitu 1.705 peserta yang merupakan alumni FKG UNAIR dari angkatan 1962 hingga 2012.

Pemberian penghargaan tersebut dibagi dua sesi. Pertama adalah penghargaan yang diberikan kepada mahasiswa dengan delapan kategori. Yakni, Mahasiswa Berdedikasi Sosial, Mahasiswa Inspiratif, Keilmuan, Kepemimpinan, Olahraga, Seni, Mawapres 2016, dan Mawapres 2017.

Setiap kategori menobatkan tiga juara terbaik. Selanjutnya, awarding diberikan kepada tujuh dosen dengan publikasi terbaik dengan kategori Best Publication Award 2018 serta dua asisten dosen dengan publikasi terbaiknya.

Kemudian, pemberian penghargaan dengan kategori Administrative Staff Award 2018 yang diberikan kepada tenaga administrasi departemen, pada kategori ini empat staff terbaik berhasil memboyong penghargaan. Kemudian enam staff berprestasi dibidang kependidikan membawa pulang penghargaan pada kategori Tenaga Kependidikan Berprestasi Stovit Award 2018.

”Alangkah indahnya jika kerja keras yang selama ini kita lakukan mendapatkan apresiasi bahkan ketika keringat itu belum kering,” tuturnya. (*)

 

Penulis: Wiwik Yuni Eryanti Ningrum

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone