NANIK Ning Rahayu, mahasiswi UNAIR PSDKU yang beruntung dengan mendapatkan sebuah sepeda gunung di perayaan Dies Natalis Ke-64 UNAIR. (Foto: Ragas)
NANIK Ning Rahayu, mahasiswi UNAIR PSDKU yang beruntung dengan mendapatkan sebuah sepeda gunung di perayaan Dies Natalis Ke-64 UNAIR. (Foto: Ragas)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Peringatan Dies Natalis Ke-64 Universitas Airlangga tidak hanya dimeriahkan di kampus pusat Surabaya. Civitas akademika Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) UNAIR di Banyuwangi turut memperingati dan memeriahkan hari ulang tahun UNAIR tersebut.

Salah satu hal yang menjadi daya tarik tersendiri di Dies Natalis UNAIR PSDKU adalah doorprize dan puluhan hadiah hiburan lainnya yang diundi secara acak di tengah-tengah serangkaian kegiatan internal Dies Natalis pada Minggu (18/11). Pasalnya, mahasiswa UNAIR yang hadir tidak perlu mengeluarkan uang untuk mendapatkan kupon undian. Namun, setiap mahasiswa yang hadir hanya diberi jatah satu kupon undian.

”Kami sengaja tidak menjual tiket undian kepada mahasiswa. Karena, tujuan kami, doorprize ini menjadi daya tarik mahasiswa untuk hadir ke acara dies natalis internal pada Minggu pagi ini,” tutur Diah Susi, ketua pelaksana Dies Natalies ke-64 UNAIR di kampus Banyuwangi.

Ungkapan tersebut tidak berlebihan. Ratusan mahasiswa UNAIR menghadiri serangkaian kegiatan internal dies natalis yang dilaksanakan di Stadion Diponegoro, Banyuwangi.

Meski demikain, Candra Dwi, salah seorang mahasiswa UNAIR di Banyuwangi, mengungkapkan bahwa dirinya bersama teman-teman hadir bukan kerena doorprize. Justru tidak begitu mengetahui tentang adanya doorprize tersebut.

”Malah saya baru tahu, ada doorprize saat absensi tadi tiba-tiba diberi kupon. Ya semoga saja nanti rejeki saya,” tutur salah seorang mahasiswa FEB itu.

Setelah berbagai kegiatan digelar, mulai jalan sehat, lomba tradisional antar fakultas, penampilan hiburan dari mahasiswa UNAIR, sampai colour run, tibalah saat yang ditunggu-tunggu. Yakni, pengundian doorprize.

”Seperti biasa lah pengundian hadiah utama pasti di akhir-akhir. Tapi, untuk puluhan doorprize hiburan sudah kami undi sejak pagi di sela-sela kagiatan,” imbuh Diah.

Dua hadiah utama yang disiapkan panitia berupa printer dan sepeda gunung. Pengundian hadiah utama diambil alih oleh Ketua Keluarga Mahasiswa M. Bayu Alfian. Akhirnya didapatkan dua nomor yang beruntung. Yakni, Rina Sulistyana, mahasisiwa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) 2016, mendapatkan sebuah printer dan Nanik Ning Rahayu, mahasiswa FPK 2016, mendapatkan sepeda gunung.

Saat didatangi oleh Tim UNAIR NEWS pada Minggu siang, Rina mengungkapkan kehagiaannya. Hadiah itu, ungkap dia, sungguh tidak terduga.

”Awalnya, saya tidak percaya, namun tetap optimis hingga saya tunggu sampai acara selesai. Sebenarnya saya mengharapkan sepeda gunung, tapi Alhamdulillah saya mendapatkan sebuah printer, semoga saja printer ini bisa bermanfaat untuk skripsi saya nanti,” ujarnya.

Hampir sama dengan Rina, Nanik tidak menyangka mendapatkan doorprize sepeda. Hanya, Nanik berharap bertambahnya usia bagi UNAIR mampu menjadikan refleksi untuk menjadi lebih baik lagi.

”Semoga UNAIR semakin baik. Khususnya UNAIR di Banyuwangi. Semoga semua aspek di UNAIR semakin maju. Mulai SDM hingga sarana dan prasananya Aamiin,” Pungkasnya.

 

Penulis: Bastian Ragas

Editor: Feri Fenoria

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone