Kata Mahasiswa AIROC Ajang Kompetisi dan Persatuan UNAIR Banyuwangi

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
MOMEN sportifitas yang selalu di junjung pada setiap pertandingan Airoc, salah satunya yaitu futsal. (Foto: Bastian Ragas)
MOMEN sportifitas yang selalu di junjung pada setiap pertandingan Airoc, salah satunya yaitu futsal. (Foto: Bastian Ragas)

UNAIR NEWSAirlangga Olympic Challange (AIROC) merupakan pekan olahraga antar program studi yang ada di lingkungan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Airlangga di Banyuwangi. Sesuai dengan penjelasan dari Meidyas Dwi selaku ketua pelaksana Airoc 2018, tujuan utama dari AIROC adalah untuk menjadi ajang pemersatu antar angkatan. Termasuk pemersatu antar fakultas di UNAIR PSDKU

Lantas, apa pendapat para mahasiswa yang ada di PSDKU UNAIR Banyuwangi? bagaimana pendapat mereka terkait AIROC sebagai ajang kompetisi pemersatu mahasiswa PSDKU Banyuwangi? Dan, apakah output dari AIROC sendiri telah tercapai?. Berikut telah UNAIR NEWS rangkum pendapat dari para mahasiswa di PSDKU UNAIR Banyuwangi terkait hal tersebut.

Winda Febri, Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Angkatan 2016

”Menurut saya, dengan kata pemersatu itu kurang tepat, kenapa?, karena selama ini kita tidak pernah pecah. Mungkin lebih tepatnya, yaitu ajang kompetisi dan eksistensi masing-masing fakultas, namun dalam ranah positif dan sportif,”

Ridho Muhammad Fikri, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Angkatan 2018

”Kalau untuk pemersatu mahasiswa PSDKU Banyuwangi, menurut saya belum terwujud dengan baik, namun jika sebagai pemersatu setiap angkatan di fakultas masing-masing bisa dibilang berhasil,”

Bagas Aidi, Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Angkatan 2017

”Menurut saya, AIROC merupakan ajang kompetisi dan silaturahmi antar fakultas, yang dapat meningkatkan kepekaan antar mahasiswa serta membentuk jiwa kepemimpinan seperti dalam suporter pasti ada mahasiswa yang memimpin,”

Danu Prayogo, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Angkatan 2016

”Jika dilihat dari tujuan utamanya memang benar AIROC sebagai pemersatu mahasiswa, namun faktanya tidak semua mahasiswa mengartikan AIROC sebagai ajang pemersatu mahasiswa PSDKU. Malah sebaliknya, yaitu untuk mempersatukan fakultasnya masing-masing. Jadi, AIROC kurang mengena dalam hal pemersatu mahasiswa antar fakultas. Mungkin harus ada pembenahan di dalam kompetisi AIROC ini, agar hasilnya sesuai visi dan misi awal,”

Hilmy Maulana, Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Angkatan 2017

”Menurut saya, AIROC sebagai pemersatu mahasiswa PSDKU sudah berhasil mencapai tujuan tersebut. Sebab, mahasiswa dari masing-masing fakultas mendukung fakultasnya dan itu bisa menjadi wadah untuk saling mengenal satu sama lain. Dan, juga dapat berinteraksi antar fakultas, seperti saat pertandingan basket all star. Saat itu seluruh suporter dari empat fakultas bersatu untuk mendukung pemain yang sedang bertanding,”

Ryan Berthus, Fakultas Ekonomi Bisnis’2017

”Menurut saya, ajang AIROC kemarin asyik. Sebab, ajang tersebut membuat kita semua fakultas dapat berkumpul merasakan euforia kebersamaan yang begitu megah, dan juga ajang ini sangat keren. Karena dari ajang ini saya bisa mengerti karakteristik antar fakultas dan beberapa orang didalamnya, karena kedekatan dari acara ini sendiri begitu terasa di dalamnya,”

 

Penulis: Bastian Ragas

Editor: Feri Fenoria

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu