SULISTYO Primadani, sebelah kiri, sedang menandatangani ikrar dan penetapan hari akuntan muda Indonesia. (Foto: Pribadi)

Kisah Mada Wakili Akuntansi UNAIR Banyuwangi Hadiri FCAE

UNAIR NEWSThe Future Chartered Accountants Event (FCAE) merupakan suatu acara berskala nasional yang bertujuan menyatukan calon pemimpin masa depan bidang akuntansi serta membangun komunitas akuntansi yang lebih besar di Indonesia. FCAE tersebut tidak disia-siakan oleh Program Studi (Prodi) Akuntansi PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi untuk hadir dan mengembangkan prodi mereka.

Dijelaskan oleh Sulistyo Primadani alias Mada saat didatangi tim UNAIR NEWS pada Rabu (7/11), bahwa program studi akuntansi PSDKU diundang oleh Student Community ICAEW yang merupakan sebuah asosiasi di bawah naungan Institute of Chartered Accountant in England and Wales. Yakni, sebuah organisasi profesi akuntansi global yang berpusat di Inggris dan memiliki anggota 150.000 yang tersebar di lebih dari 154 negara.

”Kami diundang ke Jakarta untuk menghadiri FCAE dalam rangka ikrar mahasiswa akuntasi dan penetapan hari akuntan muda Indonesia,” tutur ketua Himpunan mahasiswa akuntansi PSDKU tersebut.

Prodi akuntansi PSDKU bisa mendapatkan undangan untuk menghadiri FCAE karena selama dua tahun terakhir ini sudah bekerja sama dengan baik bersama ICAEW. Tepatnya dalam melaksanakan Mock Exam di kampus PSDKU.

Dirasa suatu kesempatan untuk mengembangkan prodi akuntansi PSDKU Banyuwangi, Mada sebagai Kahima akuntansi tidak menyia-nyiakan kesempatan emas, hingga memberanikan diri untuk berangkat dari Banyuwangi ke Jakarta.

”Sebelumnya saya konsultasikan dahulu ke KPS dan dosen, dan akhirnya beliau-beliau mendukung saya untuk berangkat,” imbuhnya.

Tidak hanya hadir untuk formalitas undangan, Mada bersama Prodi Akuntansi PSDKU Banyuwangi membawa misi tertentu. Yakni, silaturahmi dan branding Prodi Akuntansi PSDKU Banyuwangi.

”Tujuan saya hadir ke Jakarta, yaitu untuk silaturahmi dengan himpunan dan komunitas akuntansi yang turut hadir. Sebab, saya di sana mewakili Prodi Akuntansi PSDKU Banyuwangi,” ujarnya.

”Selain itu, selama di Jakarta, saya selalu berusaha untuk mengenalkan kampus PSDKU, terutama prodi akuntansi ke luar. Bahwa akuntansi ada di PSDKU Banyuwangi dengan kompetensi yang sama dengan kampus pusat dan memiliki kegiatan himpunan mahasiswa yang tidak kalah dengan kampus besar lainnya,” imbuh Mada.

Selain mendapatkan kesempatan melakukan branding kampus dan memperkuat relasi, mahasiswa akuntansi itu menjadikan kesempatan tersebut untuk berproses yang lebih baik. Sebab, mahasiswa yang mampu lolos dalam Mock Exam ICAEW, bisa berkesempatan untuk mendapatkan beasiswa CFAB dan tes Chartered Accountant secara gratis.

”Saya sangat yakin, bahwa prodi Akuntansi PSDKU Banyuwangi ini mampu bersaing dengan kampus lain. Sebab, mayoritas mahasiswa akuntansi PSDKU tergabung dalam anggota USS (University Student Scheme) dengan banyak keuntungan, seperti ICAEW library, student community, exam resources, dll. Saya berharap mereka mampu untuk memaksimalkannya,” pungkas Mada. (*)

 

Penulis: Bastian Ragas

Editor: Feri Fenoria