Sesi tanya jawab dengan narasumber lokakarya literasi, Listiyono (kiri) dan Imam Gem (kanan), dipandu Nurul Fitri Hapsari. (Foto: Istimewa)
Sesi tanya jawab dengan narasumber lokakarya literasi, Listiyono (kiri) dan Imam Gem (kanan), dipandu Nurul Fitri Hapsari. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Suasana meriah terlihat di acara Pengabdian Masyarakat (Pengmas) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga di Pondok Pesantren eLKisi, Mojosari, Mojokerto, pada pekan lalu. Berbagai acara digelar di ponpes dengan jumlah murid sekitar 500-an itu. Ada Pengmas Literasi, Pengmas Fun with English, dan acara Sosialisasi Program Studi Bahasa dan Sastra Inggris.

Pengmas Literasi menghadirkan lokakarya bertajuk “Literasi Media untuk Menangkal Hoaks dan Mencegah Disintegrasi Bangsa”. Dua pembicara, yakni Dr. Listiyono Santoso selaku Dosen Fakultas Filsafat UNAIR dan Imam Gem selaku praktisi media diundang untuk berbagi ilmu tentang literasi dan hoaks. Acara ini diikuti sekitar 20 guru SMP dan SMA eLKisi. Dalam paparannya, Dr. Listiyono dan Imam Gem mengajak para guru untuk aktif menulis dan memerangi hoaks dengan selalu mengedepankan sikap analitis dan kritis.

Sedangkan kegiatan Fun with English digagas oleh dosen dan mahasiswa UNAIR dalam rangka mengenalkan pembelajaran Bahasa Inggris yang menyenangkan. Acara ini diikuti oleh puluhan murid kelas XII SMA eLKisi. Serupa dengan Pengmas Literasi, kegiatan Fun with English juga berjalan sangat meriah. Para peserta sangat menikmati karena metode pengajaran yang ditunjukkan adalah hal yang baru, seperti penggunaan games dan bermain peran.

Adapun kegiatan Sosialisasi Prodi berisi paparan tentang seluk beluk Prodi Bahasa dan Sastra Inggris di FIB UNAIR. Para dosen dan mahasiswa mengajak murid eLKisi, terutama mereka yang sudah berada di kelas XII, untuk melanjutkan studi ke UNAIR.

Ketua Tim Pengmas Prodi Bahasa dan Sastra Inggris UNAIR, Titien Diah Soelistyarini, menjelaskan bahwa lokakarya literasi bagi guru di kalangan ponpes eLKISI Mojokerto adalah bagian terakhir dari serangkaian kegiatan pengmas yang didanai oleh Fakultas Ilmu Budaya tahun anggaran 2018. Dia menambahkan bahwa kerja sama antara departemen sastra Inggris UNAIR dan Ponpes eLKISI akan terus berlanjut pada tahun mendatang.

Sementara itu, para guru dan murid eLKisi mengaku senang dengan adanya program Pengmas FIB UNAIR. Selain bisa belajar banyak dari para pembicara, dosen, dan mahasiswa, mereka juga bisa menjalin kerja sama di bidang literasi dan pengajaran.

“Semoga banyak murid-murid eLKISI yang bisa kuliah di Unair. Dengan demikian, akan muncul generasi intelektual yang lahir dari eLKISI dan UNAIR,” kata kepala sekolah SMP eLKISI, Rohmatin, S.Pd dalam sambutannya dalam pembukaan acara lokakarya literasi media tersebut.

Penulis: Imam Gem & Retno W

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone