Aldi Pratama Sembiring (kiri), Hasbi Ash Shidiq (Tengah) dan Syekha Maulana Ilyas (Kanan) saat menerima awarding Juara 1 dalam Kopetisi Koperasi Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung (4/11). (Foto: Istimewa)
Aldi Pratama Sembiring (kiri), Hasbi Ash Shidiq (Tengah) dan Syekha Maulana Ilyas (Kanan) saat menerima awarding Juara 1 dalam Kopetisi Koperasi Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung (4/11). (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

NEWS UNAIR – Koperasi Mahasiswa Universitas Airlangga atau yang akrab disebut KOPMA UNAIR kini tengah menapaki langkah baru setelah terbangun dari tidur panjangnya. Setelah diresmikan pada 17 September lalu dari hasil Rapat Anggota Luar Biasa, langkah demi langkah dirajut oleh anggota KOPMA. Berbekal cita-cita mulia KOPMA UNAIR dalam mendukung fasilitas pendidikan UNAIR berbagai upaya terus dilakukan.

Hal itu dibuktikan dengan tersedianya barang kebutuhan mahasiswa serta membuat program-program pemberdayaan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa UNAIR. Langkah itu dibuktikan dengan tercatatnya prestasi gemilang yang ditorehkan berkat berdirinya KOMPA UNAIR.

Dalam acara KOPMA Fun 2018,  tiga Ksatria Airlangga dari Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR dengan bangga memboyong Juara 1 sebagai bukti usaha keras diawal berdirinya kembali KOPMA UNAIR. Dalam Kopetisi Koperasi Mahasiswa Nasional yang diselenggarakan di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung (4/11), tim UNAIR menyisihkan setidaknya puluhan tim KOPMA yang menjadi peserta pada kompetisi koperasi mahasiswa bergengsi tersebut.

“Kompetisi ini bisa dibilang sangat kompetitif dan gengsi dalam dunia perkoperasian mahasiswa, dalam kompetisi ini diikuti tim-tim koperasi mahasiswa yang notabene nya sering menjuarai dan sudah menjadi aktor dalam setiap kompetisi kopma nasional,” tutur Syeka Maulana Ilyas selaku salah satu tim KOPMA UNAIR.

Menurut penuturan Syeka, Tim KOPMA UNAIR menjadi kuda hitam dalam kompetisi tersebut. Diawali dengan urutan dua teratas dibawah Tim UGM 2 pada babak pertama, dilanjutkan dengan melibas habis pertanyaan pada babak kedua sesi 1 cerdas cermas dengan poin sempuran 100.

“Sedikit gugup memberikan jawaban, bersyukur nasib baik masih ditangan kami (KOPMA UNAIR, red) dengan nilai akumulasi pada urutan kedua sampai babak final bertemu dengan Tim Kopma UGM 2”, tambah Syeka.

Dengan mantap dan percaya diri KOPMA UNAIR melantangkan jawaban teori-teori ekonomi serta pengetahuan dalam sesi final Debat Kompetisi Mahasiswa Nasional itu.

“Alhamdulillah, karena niat kami belajar koperasi lebih dalam dan menjalin relasi yang kuat dengan Kopma-kopma lainnya. Berkat ridho Allah Tim KOPMA UNAIR menjadi Juara 1 pada Kompetisi ini. Ini akan menjadi pelecut semangat kami dalam berdedikasi di Universitas Airlangga melalui Koperasi Mahasiswa UNAIR ini. Tetap marajuta asa, prestasi dan bermanfaat bagi sekitar menjadi motivasi kami untuk terus bergerak dan berjuang,” pungkasnya.

Penulis: Wiwik Yuni Eryanti Ningrum

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone