Mahagana BEM UNAIR
Rektor UNAIR bersama Ketua BEM dan Sekretaris Universitas serta Tim Gabungan Mahagana saat sebelum keberangkatan. (Foto: Feri Fenoria)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Mahasiswa Tanggap Bencana (Mahagana) siap berangkat menuju ke Palu, Sulawesi Tengah. Sebelum berangkat pada  Jumat malam (19/10), tim gabungan BEM dan Mahagana itu terlebih dahulu menemui Rektor UNAIR Prof. Nasih.

Dihadapan lima belas mahasiswa yang siap berangkat tersebut, Prof. Nasih mengatakan bahwa meski mahasiswa, kepedulian terhadap saudara-sudara yang membutukan seperti ini adalah dari proses pembelajaran.

“Jadi, mahasiswa tidak sekadar mengasah otak saja. Lebih dari itu, mengasah hati dengan peka terhadap kondisi sosial adalah hal utama,” jelasnya.

Mengingat kondisi di lokasi yang tidak normal, Prof. Nasih berpesan kepada mahasiswa yang berangkat harus bisa menyesuaikan diri dengan baik. Harus bisa menjaga diri dan harus melakukan pengabdian yang optimal.

“Tebar optimisme kepada mereka. Tebar terus harapan bahwa banyak saudara yang peduli dengan kondisi mereka,” imbuhnya.

Prof. Nasih juga menegaskan bahwa semua hal yang mereka lakukan adalah bentuk dari pengamalam motto UNAIR Excellence with Morality. Tirta Muhammad Rizki, ketua tim, yang juga merupakan mahasiswa Fakultas Keperawatan angkatan 2017 menuturkan jumlah mahasiswa yang mengikuti kegiatan tersebut ialah 15 mahasiswa yang terdiri dari UKM khusus yaitu Menwa, Wanala, KSRPMI, Pramuka, serta dari Badan Eksekutif Mahasiswa. Terhitung mulai hari ini hingga 1 November mendatang.

“Setelah sampai di sana tim akan berkoordinasi dengan posko BPBD Jatim. Saat menunggu arahan tim ada planning yaitu team assessment yang mensurvei apa saja yang dibutuhkan di sana dan apa saja yang dapat tim lakukan,” paparnya.

Menurutnya, tim  akan dibagi menjadi 3 divisi yaitu tim traumahiling, tim dapur umum, dan tim logistik. Tim akan fokus pada satu posko. Mengenao donasi yang terkumpul sudah ada sejumlah 175 juta yang berasal dari BEM fakultas, organisasi mahasiswa, dan unit kegiatan mahasiswa (UKM).

Sementara itu, Ketua BEM UNAIR, Galuh Teja Sakti mengatakan kegiatan itu merupakan program dari universitas yang diberikan kepada BEM melalui Mahagana dan dilanjutkan oleh UKM khusus. Teja berharap para anggota selalu dilindungi oleh Tuhan serta dapat menolong para korban yang menjadi amal baik bagi para anggota.

Penulis: Nuri Hermawan dan M. Najib Rahman

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone