IKA UA
Siap Bersinergi: Pengurus IKA UA Wilayah Jawa Tengah usai dilantik. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Usai melantik pengurus wilayah di berbagai daerah, kali ini Pengurus Pusat Ikatan Alumni Universitas Airlangga (PP IKA UA) melantik Pengurus IKA UA Wilayah Jawa Tengah. Bertempat di Grand Arkenso Parkview Hotel Semarang (13/10), acara pelantikan tersebut juga dikemas dengan acara temu alumni.

Hadir mewakili Rektor UNAIR Dr. Muhammad Madyan, S.E., M.Si., M.Fin., selaku Wakil Rektor II. Dalam sambutannya, Madyan menyampaikan bahwa pelantikan alumni menjadi momen untuk menguatkan peran alumni bagi almamater dan bangsa. Tidak lupa, Madyan juga menyinggung upaya UNAIR untuk menjadi 500 besar kampus kelas dunia. Untuk itu, berbagai langkah dan gebrakkan yang dilakukan butuh dukungan penuh dari seluruh alumni.

“Tentu, segala upaya dan ikhtiar yang dilakukan oleh kami, yang kini berada di kampus, perlu adanya masukan, perlu sebuah dukungan dan perlunya sebuah dorongan dari rekan-rekan alumni sekalian. Baik dukungan berupa gagasan, pemikiran, dan dukungan dalam bentuk apapun,” ujarnya.

Sementara itu, menambahkan pernyataan Wakil Rektor II, Dr. Muhammad Taufiqy S., Sp.OG(K)., selaku Ketua Umum IKA UA Wilayah Jawa Tengah mengatakan bahwa setelah tahapan pelantikan ini, pihaknya akan melakukan berbagai kegiatan. Menurutnya, pertama kali yang akan dilakukan adalah konsolidasi ke intern pengurus. Pasalnya, karena tidak semua pengurus yang dilantik sudah memahami karakter satu dengan yang lain.

“Oleh karena itu, kita perlu sebuah kegiatan semacam konferensi pengurus untuk membuat rencana jangka panjang. Dan kami berharap semua pengurus bisa memiliki rencana dan langkah kerja yang nanti akan kita rumuskan selama lima tahun ke depan,” jelasnya.

Selain kebijakan dan rencana tersebut, pihaknya juga akan berupaya melakukan validasi data anggota alumni. Selanjutnya, imbuhnya, penting untuk mengenalkan IKA UA Wilayah Jawa Tengah ini di tengah masyarakat. Hal itu, menurutnya akan dikemas dengan bakti sosial.

“Dan yang terpenting dari semua itu adalah monitoring dari setiap program kerja yang kita lakukan. Tidak hanya itu, kami berharap bagi pengurus dan anggota penting untuk memeiliki rasa dari organisasi. Semoga organisasi ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi tapi ke depan bisa menjadi sebuah wadah yang memiliki nilai ekonomi dan yang lain,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone