Tim RST ’Ksatria Airlangga’ Bantu Pemulihan Yankes di Empat Puskesmas Donggala

UNAIR NEWS – Pelayanan umum yang dilaksanakan tim Rumah Sakit Terapung “Ksatria Airlangga” (RST-KA) di kawasan bencana di Palu, Sulawesi Tengah, khususnya di Kabupaten Donggala, sejak Selasa (9/10) kemarin dipindahkan ke Puskesmas di Donggala. Sebelumnya, layanan kesehatan (yankes) untuk korban gempa dan tsunami itu dilaksanakan di sekitar RST-KA di Pelabuhan Donggala.

”Sehingga pelayanan di sekitar RST-KA dihentikan, sekarang dipindahkan ke Puskesmas di Donggala yang dilaksanakan bersama secara terpadu dengan crew Puskesmas Donggala. Ini sekaligus secara berangsur-angsur untuk memberdayakan pemulihan kembali pelayanan kesehatan di Puskesmas-puskesmas di Donggala,” kata Suwaspodo Henry Wibowo, dr., Sp.And., MARS., Sekretaris Yayasan Ksatria Medika Airlangga (YKMA) kepada unair.news, Rabu (10/10).

Pada Selasa (9/10) kemarin di hari pertama melayani di Puskesmas, tim RST-KA terdiri seorang dokter spesialis bedah dan enam orang dokter umum. Bahkan seorang dokter umum juga diperbantukan untuk mendukung pelayanan kesehatan Tim Pemkot Surabaya. Dari SDM tersebut Tim RST-KA kemarin melayani kesehatan dasar komulatif terhadap 279 pasien, serta melakukan operasi untuk seorang pasien.

yankes donggala
ANAK buah kapal (ABM) RST-KA bahu-membahu mendirikan tenda besar untuk pelayanan kesehatan Tim RST-KA di sekitar Puskesmas di Donggala. (Foto: Dok RST-KA)

Karena itu, hari Rabu ini tim RST-KA yang juga mendapat support tenaga medis dari Rumah Sakit Karsa Husada (RSKH) Kota Batu, Malang, terus melanjutkan pelayanan umum di Puskesmas-Puskesmas sekitar Donggala. Sebuah tenda besar bantuan Kemenkes yang semula didirikan di sekitar kapal yang disediakan oleh Alumni UNAIR ini juga dibongkar untuk didirikan kembali di sekitar Puskesmas.

”Hari ini kami juga akan bertemu dengan Kadinkes Donggala untuk membahas permintaan bantuan pemulihan fungsi terhadap empat Puskemas di Kabupaten Donggala,” tambah dr. Henri, panggilan akrabnya.

Dalam pemindahan yankes tersebut, lanjut dr Henri, baik tenaga kesehatan, peralatan medis 9yang bisa dibawa), bahkan tenda, juga digeser ke sekitar Puskesmas. Bahkan mulai Rabu ini juga Tim RST-KA juga mendapat tambahan beban untuk membantu mengaktifkan empat Puskesmas di sekitar Donggala.

yankes donggala
TENDA bantuan Kemenkes yang semula didirikan di sekitar Pelabuhan Donggala, dekat RST-KA, Selama (9/10) kemarin dipindah ke sekitar Puskesmas di Donggala. (Foto: Dok RST-KA)

Seperti diketahui, adanya bencana di Palu Sulteng ini, Tim Dinkes Provinsi Jatim mengkoordinir dan menggalang bantuan. Beberapa rumah-sakit di Jatim secara bergelombang berangkat ke Palu untuk bergiliran “piket” memberikan bantuan yankes. Misalnya dari RSUD Dr. Soetomo, RST-KA, RSSA dan RS Lavalete (Malang), RSUD Sidoarjo, RSU dr. Soedono Madiun, RSU dr. Soebandi Jamber, RS Karsa Husada (Batu) dan sebagainya.

Sesampaikan di Palu tenaga media dari berbagai provinsi itu melapor ke Posko Kesehatan Dinkes Sulawesi Tengah untuk didistribusikan membantu pelayanan di berbagai RS. Misalnya ke RS Undata, RST KRI dr. Soeharso, RST Ksatria Airlangga, RS Sis Aljufri, RS Budi Agung, RS Tarabelo, RS Kabilota, RS Madani, RS Bhayangkara, RS Samarintan, RS Woodward, RS Wirabuana, Yonkes 1, RS Anatapura, dan RS Bathesda Kulawi.

RST-KA yang sudah merapat di Pelabuhan Donggala sejak Jumat (5/10) mendapat bantuan sebelas tenaga medis dari RSKH Batu, Malang. Mereka adalah Dr. Bambang Sp.OT., Dr. Bara, Sp.B, Dr. Ferdinandus, Sp.PD., Dr. Putra, Sp.Em., Dr. Radhitio, M.BioMed., Ali Mansur, SST., Dhella Christianto, Amd.Kep, Sujud Priono M.Kep Ns., Angga S.Farm, Apt., Nunung Heri S, S.Gz., dan Suwiyarno, Amd Kep. (*)

Penulis: Bambang Bes