Kunjungi IIP, Profesor UiTM Malaysia Gelar Workshop dan Kuliah Tamu

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
PROF. Noorman saat mengisi kuliah tamu pada kelas metode penelitian kuantitatif. (Foto: Istimewa)
PROF. Noorman saat mengisi kuliah tamu pada kelas metode penelitian kuantitatif. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Departemen Ilmu Informasi dan Perpustakaan (IIP) mendapat kehormatan untuk menerima kunjungan salah seorang profesor dari Universiti Teknologi Mara Malaysia (UiTM), pada Rabu (12/9) hingga Jumat (21/9). Ialah Profesor Mohamad Noorman Masrek. Seorang akademisi yang aktif sebagai pengajar di Fakultas Manajemen Informasi UiTM.

Dalam kunjungannya selama sepuluh hari, Prof. Noorman mendapat kesempatan menjadi dosen tamu beberapa mata kuliah. Terutama mata kuliah tentang teknik penulisan ilmiah dan metode penelitian.

Selain itu, dia beberapa kali menggelar workshop kepenulisan. Baik diperuntukkan bagi mahasiswa maupun kalangan dosen. Di antaranya, Writing Articles for Publication, Quantitative Data Analysis Using SPSS for Social and Management Science, dan Quantitative Data Analysis Using SmartPLS for Social and Management Science. Prof. Noorman mengungkapkan bahwa menulis merupakan sebuah keharusan bagi seorang akademisi.

”Dengan menulis, seseorang dapat menuliskan buah pikir, menyuarakan pandangan, mengemukakan penyelesaian sebuah permasalahan, mengembangkan sebuah disiplin, atau sebatas menyalurkan hobi,” terangnya.

Menurut dia, kemahiran seseorang dalam menulis juga dipengaruhi intensitas membaca. ”Kita tidak bisa menulis jika tidak membaca,” ujar dosen yang telah menerbitkan puluhan artikel jurnal dan conference paper itu.

Prof. Noorman juga sempat bertanya kepada mahasiswa tentang berapa banyak waktu yang mereka habiskan untuk membaca buku. Dia sedikit terkejut ketika rata-rata mahasiswa mengatakan bahwa waktu yang mereka gunakan untuk membaca hanya sekitar satu hingga dua jam.

Sebuah realita yang bertolak belakang dengan kebiasaan masyarakat di negara asalnya. Prof. Noorman menyatakan, banyak anak-anak di sana yang betah membaca buku selama berjam-jam. Membaca buku seolah menjadi kebutuhan yang wajib dipenuhi setiap hari.

Meski mengombinasikan dua bahasa ketika berkomunikasi, bahasa Inggris dan Melayu, para peserta mengakui dapat menerima penjelasan Prof. Noorman dengan baik. Banyak mahasiswa merasa sangat senang dapat belajar dan memperoleh ilmu baru dari dosen asal Malaysia tersebut.

Setiap kali menyelesaikan sebuah materi, Prof. Noorman akan meminta peserta berdiskusi. Kemudian, mereka dapat saling menjelaskan terkait apa saja yang baru dipelajari.

Seperti diketahui, departemen IIP telah menjalin kerja sama dengan UiTM sejak lama. UiTM menjadi institusi langganan mahasiswa IIP UNAIR ketika melakukan tugas magang di luar negeri. Kegiatan semacam ini tentu diharapkan mampu mempererat relasi sekaligus membawa dampak positif bagi kualitas pendidikan di kedua perguruan tinggi. (*)

Penulis: Zanna Afia Deswari

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu