PSDKU
Mahasiswa baru membersihkan sampah di pesisir Pulau Santen, Banyuwangi (Foto: Bastian Ragas)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Mahasiswa baru angkatan 2018 Program Studi di Luar Kampus Utama Universitas Airlangga di Banyuwangi adakan Pengabdian Masyarakat di pesisir Pulau Santen, Desa Karangrejo, Banyuwangi pada Sabtu (8/9). Kegiatan pengabdian masyarakat tersebut termasuk ke dalam serangkaian Viva Outer Division (ospek PSDKU, red), yang merupakan penugasan dan wajib dilaksanakan oleh mahasiswa baru.

“Setiap tahun VOD menugaskan mahasiswa baru berupa kegiatan Event Angkatan, bentuk event angkatan kami serahkan ke mahasiswa baru, bisa pengabdian masyarakat, bisa makrab, yang terpenting melibatkan satu angkatan dan output kami terpenuhi yaitu dapat mengeratkan satu angkatan mereka (maba),” ujar Bondan Sigit, ketua VOD 2018.

Mahasiswa baru angkatan 2018 mengambil tema pengabdian masyarakat untuk event angkatan mereka. Kegiatan pengmas yang dilakukan di pesisir Pulau Santen tersebut murni seluruhnya disiapkan oleh mahasiswa baru sejak awal berlangsungnya VOD atau tiga minggu sebelum pelaksanaan event angkatan.

“Kami mengambil tema pengabdian masyarakat karena kegiatan seperti ini dapat mengeratkan angkatan kami, ditambah juga merupakan bentuk pengamalan kami terhadap Tri dharma perguruan tinggi,” tutur Hanif Rizky, leader angkatan 2018.

Pemilihan tempat di pesisir Pulau Santen bukanlah tanpa alasan, mahasiswa baru melihat adanya permasalahan sampah di tempat itu. Setiap harinya tidak sedikit sampah yang menumpuk di pesisir Pulau Santen akibat terbawa ombak ke tepi pantai, sehingga sektor pariwisata pantai syari’ah yang terletak di ujung utara Pulau Santen terancam menurun jumlah pengunjungnya akibat sampah.

“Konsep pengmas kami yaitu jalan sehat sambil pungut sampah. Jadi, kami start dari ujung utara ke selatan dan selama perjalanan kami mewajibkan teman-teman untuk mengambil semua sampah. Selain itu, kami juga mendonasikan beberapa tempat sampah yang kami tempatkan di tempat yang stategis sekitar lingkungan Pulau Santen,” imbuh mahasiswa baru FEB 2018 tersebut.

Pengabdian masyarakat yang dilaksanakan maba 2018 tidak hanya seputar bersih-bersih lingkungan pantai dan pemukiman warga, mereka (maba) juga mengadakan game yang diikuti oleh mahasiswa baru, panitia VOD, dan warga Pulau Santen.

“Harapan saya selaku leader angkatan 2018, semoga kedepannya angkatan kami lebih kompak lagi, dan dengan pengmas kami ini semoga dapat meringankan masalah kebersihan disini dan juga masyarakat Pulau Santen bisa lebih sadar akan kebersihan lingkungan,” pungkas Hanif.

 

Penulis: Bastian Ragas

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone