UKM
Wakil Gubernur Jatim Terpilih Emil Dardak saat memberikan sambutan dihadapan peserta UKM Tapak Suci. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Unit Kegiatan Mahasiswa Tapak Suci UNAIR untuk pertama kalinya mengadakan event tingkat internasional yakni “Airlangga Tapak Suci University Open International Championship 2018” pada (12-16/9). Event dilatarbelakangi oleh cabang olahraga pencak silat Indonesia, termasuk tapak suci yang meraup 14 emas pada gelaran Asian Games beberapa waktu lalu, sekaligus ingin merekatkan para pemuda era ini melalui pencak silat. Hal itu mendorong UKM Tapak Suci memantabkan niat menggelar ajang tingkat internasional, setelah sebelumnya hanya digelar tingkat nasional saja.

“Total 8 kali mengadakan pertandingan tingkat nasional, ini pertama kali kami melebarkan sayap dalam event tingkat internasional,” ungkap Mohammad Wahyu Syafi’ul Mubarok, mahasiswa prodi Fisika 2016

Ketua panitia kegiatan itu mengatakan bahwa kelas yang dipertandingkan terdiri dari perorangan putra kelas A-J dan putri kelas A-F. Kemudian pada kategori perlombaan pencak silat tapak suci, terdiri dari tunggal putra dan putri; ganda putra dan putri; serta beregu putra dan putri. Selanjutnya masing masing kategori tersebut terbagi menjadi tunggal tangan kosong dan bersenjata; ganda tangan kosong, bersenjata, dan kosong bersenjata; serta beregu tangan kosong dan bersenjata.

Wahyu Syafi’ul turut menjelaskan bahwa tunggal dan ganda tangan kosong ialah perlombaan yang menampilkan seorang pesilat memperagakan kekayaan teknik tangan kosong pencak silat tapak suci. Begitupun pada tunggal dan ganda bersenjata merupakan perlombaan yang menampilkan seorang pesilat memperagakan kekayaan teknik bersenjata pencak silat tapak suci.

Sambutan diisi oleh Wakil Rektor I UNAIR Prof. dr., Djoko Santoso Ph. D., K-GH., FINASIM yang menegaskan bahwa event ini penting tidak hanya untuk UKM Tapak Suci saja melainkan untuk UNAIR menuju Top 500 World Class University pada tahun 2019. Pertandingan juga menghadirkan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih periode 2019-2024 Emil Elestianto Dardak. Pada sambutannya Emil memberi pujian kepada UNAIR karena telah berhasil menggelar ajang pertandingan tingkat Internasional.

“Pencak silat dapat membentuk karakter generasi muda, seorang pesilat harus mempunyai jiwa besar, hati mulia, dan sikap tangguh seperti ksatria,” pungkas Emil.

 

Penulis: Tunjung Senja Widuri

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone