PARA pemenang Paper Competition Cultural Based (Promise) 2018, Juara I Universitas Negeri Yogyakarta, Juara II Universitas Gadjah Mada, Juara III Universitas Diponegoro, serta Juara Favorit Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Foto: Panitia)
PARA pemenang Paper Competition Cultural Based (Promise) 2018, Juara I Universitas Negeri Yogyakarta, Juara II Universitas Gadjah Mada, Juara III Universitas Diponegoro, serta Juara Favorit Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Foto: Panitia)
ShareShare on Facebook43Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga sukses menyelenggarakan kompetisi esai nasional atau lebih dikenal dengan Promise (Paper Competition Cultural Based) 2018 pada Jum’at (14/9). Kompetisi itu mengambil tema ”Membangun dan Menjaga Kebudayaan sebagai Media Pemersatu Bangsa”.

Promise merupakan salah satu program kerja unggulan BEM FIB. Kegiatan tersebut melibatkan mahasiswa setingkat D3 dan S1 se-nasional.

Tujuan kegiatan tersebut adalah menjadi ajang kompetisi antar-universitas sekaligus wadah untuk menuangkan ide kreatif mahasiswa Indonesia di bidang kebudayaan. Tahun ini merupakan kali pertama pelaksanaan Promise.

Ketua Panitia Promise Wigita Handayani, kegiatan semacam itu dilakukan agar literasi tentang kebudayaan dapat terangkat. Juga, dapat digemari dalam penelitian mahasiswa.

Subtema dari kegiatan tersebut, antara lain, mengenai pendidikan, sosial, lingkungan hidup, pariwisata, politik, serta ekonomi. Serangkaian tahap seleksi telah dilaksanakan dimulai pendaftaran hingga pelaksanaan field trip (safari lapangan).

Seleksi dimulai pada Selasa (19/6) hingga pengumuman lolos sepuluh besar pada Kamis (30/8). Kegiatan dilanjutkan dengan presentasi di Ruang Parlinah Perpustakaan Universitas Airlangga pada Jum’at (14/9).

Peserta yang lolos presentasi berasal beberapa universitas ternama. Di antaranya, Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Intitut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Universitas Diponegoro (UNDIP), Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), Universitas Tanjungpura (UNTAN) Pontianak, Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Jember (UNEJ).

Lebih lanjut Wigita menyatakan, peserta yang mengikuti Promise tidak hanya berasal dari latar belakang mahasiswa rumpun budaya, melainkan juga teknik seperti ITB dan ITS. Terdapat peserta yang terjauh, yakni dari UNTAN Pontianak Kalimantan.

Kompetisi itu dimenangkan Adiyaksa Rahman dan Albert dari UNDIP sebagai Juara III, Anggieresti Kinasih dari UGM sebagai Juara II, Albi Anggito dari UNY sebagai Juara I. Selanjutnya, Sofia Hasna dan M. Saiful dari UMY sebagai juara favorit. Setelah pengumuman, peserta diajak melakukan kegiatan field trip di Museum House of Sampoerna dan Tugu Pahlawan Surabaya. (*)

Penulis: Fariz Ilham R.

Editor: Feri Fenoria Rifa’I

ShareShare on Facebook43Tweet about this on Twitter0Email this to someone