Desain: Feri Fenoria Rifai
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Menjadi mahasiswa sekaligus ibu rumah tangga, membuat Cynthia harus pandai-pandai membagi waktu antara kuliah dan keluarga. Meski diakuinya sulit, rupanya, perempuan asal Aceh itu mampu menyeimbangkan dua peran hingga merampungkan studi S2.

Cynthia membuktikan segudang kesibukan bukan alasan untuk mengesampingkan capaian pendidikan. Berkat kegigihannya, Cynthia berhasil menyandang gelar wisudawan terbaik jenjang S2 Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Ibu satu anak tersebut mengisahkan pengalaman menarik selama menjalani perkuliahan. Rupanya, Cynthia kerap membawa serta buah hatinya saat kuliah, mengerjakan tugas, hingga melakukan penelitian.

”Anak saya lumayan sering ikut dalam proses perjalanan S2 saya. Seperti ikut dalam pengukuhan mahasiswa baru. Terkadang ikut masuk kelas perkuliahan karena sekolahnya libur dan tidak ada keluarga yang bisa menemaninya. Ikut buat tugas, ngumpulin tugas, ikut penelitian, ikut ngambil sampel, dan lumayan sering ikut pembimbingan,” terangnya.

Keikutsertaan si kecil dengan berbagai tingkah dan problematikanya menjadi kenangan dan semangat tersendiri bagi Cynthia. Ia tetap bisa fokus menimba ilmu tanpa melupakan perannya sebagai seorang ibu. Cynthia juga berterima kasih kepada para pendidik maupun pegawai FK UNAIR yang sangat baik dalam memahami kondisinya selama ini.

”Alhamdulilah, diberi kemudahan, hanya kendala-kendala pada umumnya saja. Baik dalam perkuliahan, penulisan, maupun pembimbingan tesis,” ucapnya.

Tesisnya berjudul ”Pengaruh Senam Persadia 1 terhadap Kadar Glukosa Darah Puasa, Kadar Glukosa Darah Postprandial dan The Homeostasis Model Assesment of Insulin Resistance (HOMA IR)”. Judul itu pula yang berhasil mengantarkannya memperoleh IPK 3,80.

Tak hanya sibuk kuliah dan mengurus rumah tangga, Cynthia juga rajin mengikuti berbagai seminar, simposium, workshop, baik sebagai peserta maupun pembicara. Ia juga pernah menjadi presenter dalam acara Surabaya International Physiologi Symposium tahun 2017.

Sembari menunggu jadwal wisuda, kini Cynthia lebih banyak menghabiskan waktu sebagai full time mom untuk putri semata wayangnya. Seusai menyelesaikan studi S2-nya, Ia akan kembali aktif mengabdi sebagai dosen PNS di Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Tak berhenti sampai di sini, Cynthia masih berencana untuk melanjutkan pendidikan lagi.

Pada akhir, Cynthia berpesan kepada mahasiswa yang saat ini masih menempuh studi untuk senantiasa mengetahui tujuan hidup. Terutama tujuan kuliah. ”Berusaha yang terbaik, berdoa, dan tawakal serta minta doa orang tua,” pungkasnya. (*)

Penulis: Zanna Afia Deswari

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone