Desain: Feri Fenoria Rifai
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Menjadi mahasiswa, rupanya, tak membuat Kholifatus Saadah berpangku tangan dari rutinitas lainnya. Di samping menjalani studi magister hubungan internasional, perempuan yang akrab disapa Ifa itu juga harus membagi waktunya untuk bekerja. Meski terbilang sulit, ia mengaku menikmati apa yang sudah menjadi keputusannya.

Tak jarang, dia harus rela begadang untuk bisa memenuhi tugas kuliah mingguan dan target kerja sebagai administrator jurnal. Namun, Ifa bersyukur selalu mendapat dukungan dari orang-orang terdekat. Terutama orang tua dan dosen-dosen pembimbingnya.

Menurut Ifa, orang tuanya selalu mendukung apapun keputusannya. Tak peduli seberapa besar risiko yang harus diambil, Ifa yakin setiap permasalahan akan dapat terselesaikan.  Sementara itu, ia juga berterima kasih kepada dosen pembimbing tesisnya yang tak henti memberi dukungan moril.

”Utamanya kepada Ibu Baiq Wardhani yang menjadi pimpinan redaksi dari Jurnal Global & Strategis sekaligus dosen pembimbing tesis yang selalu suportif dan terus memberikan semangat baik dalam hal pekerjaan maupun tesis,” ungkapnya.

Dalam tesisnya yang berjudul Kekuatan Organisasi Non-Pemerintah vis-à-vis Korporasi Global: Pengaruh Chain Reaction dan Consumers International dalam Menekan McDonald”, Ifa mengupas permasalahan mengenai kekuatan masyarakat sipil dan organisasi non-pemerintah untuk menekan aktor yang lebih kuat dari mereka. Dalam hal ini korporasi global. Penelitiannya menemukan adanya pola yang berbeda jika masyarakat sipil dan organisasi non-pemerintah menghadapi korporasi global yang secara entitas sudah berbeda dengan negara.

Tak sia-sia, hasil penelitiannya pun sukses mengantar Ifa menjadi wisudawan terbaik jenjang S2 pada wisuda periode September 2018.

”Kuliah, terutama S2 cenderung mulai mengikuti passion. Tidak bisa dipaksakan. Jangan pernah mengambil risiko untuk gengsi semata. Jika sudah menjadi passion, maka sepantasnya juga menekuni dengan ikhlas. Lalu yang terpenting, jangan pernah lupa untuk bahagia,” ujar mahasiswi yang pernah meraih best paper ASEAN Post 2015 itu.

Saat ini, Ifa aktif menjadi bagian dari pengelola Jurnal Global Strategis. Yakni salah satu jurnal terakreditasi nasional Dikti di bawah Departemen Hubungan Internasional UNAIR. Selain itu, Ifa baru saja menyelesaikan tugas sebagai Koordinator Kesekretariatan, Humas dan Publikasi dari Airlangga Conference on International Relations (ACIR) 2018 pada 30–31 Agustus 2018. (*)

Penulis: Zanna Afia Deswari

Editor: Feri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone