Desain: Feri Fenoria Rifai
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Herin Setianingsih, mahsiswi jenjang S3 Fakultas Kedokteran ini patut berbangga. Di tengah kesibukannya yang seabreg, ibu sekaligus dosen pengajar di Universitas Hang Tuah itu mampu menyelesaikan studi S3 Ilmu Kedokteran dengan torehan IPK nyaris sempurna, yaitu 3,91. Selama masa studinya, Herin mengungkapkan kesulitannya dalam membagi waktu antara keluarga, studi, dan pekerjaan.

”Pada waktu masuk S3, saya harus memilih kuliah kelas eksekutif. Atau, yang Sabtu Minggu karena saya mempunyai beberapa tanggung jawab dan jabatan yang tidak bisa saya tinggalkan. Yaitu, Kepala Program Studi S1 kedokteran di FK Universitas Hang Tuah. Dan, sekaligus saya masih menjabat Kepala Departemen Anatomi FK Universitas Hang Tuah,” katanya.

Akhirnya, setelah berjuang mengatasi berbagai kendala selama kuliah, tahun ini Herin mampu menyelesaikan disertasinya yang berjudul ”Mekanisme Perbaikan Disfungsi Endotel Pasca Pemberian Oksigen Hiperbarik Pada Hewan Coba Terpapar Diet Aterogenik” . Sekaligus itu memberikan hasil yang memuaskan.

Terhitung hingga saat ini, ibu dari tiga orang anak itu telah menghasilkan 25 karya ilmiah dan publikasi nasional dan 7 karya yang terpublikasi secara internasional. Termasuk segudang prestasi lainnya yang telah dicapai.

Terakhir, Herin berhasil memenangkan Hibah Penelitian Dikti 2017 sebagai ketua Penelitian Hibah Bersaing. Melihat track record-nya sebagai sosok prestatif dan inspiratif, Herin pun tak segan membagi kunci keberhasilannya agar tetap mengukir prestasi pada sela aktivitas lain.

”Tipsnya adalah 4D, dream: fokus pada niat dan impian kita, determination: mempunyai kebulatan tekad, day by day working hard, dan doa: berdoa dan jangan lupa minta selalu doa Ibu,” sebutnya.

Herin mengakui keempat hal tersebutlah yang dirinya terapkan dalam kehidupannya sejak dulu. Hingga ia berhasil menuai kesuksesan karir dan akademik seperti sekarang.

“Alhamdulillah, di UNAIR, saya merasa sangat beruntung mempunyai promotor dan kopromotor yang sangat kompeten dalam bidangnya. Jadi, mempunyai wawasan luas dalam setiap masalah yang saya hadapi, selalu memberikan jawaban dan solusi terbaiknya.” Imbuh perempuan yang juga tergabung sebagai Tim Pengembangan Kurikulum MEU FK Universitas Hang Tuah itu.

Pasca wisuda nanti, Herin berharap dapat terus mengembangkan ilmu pengetahuan. Termasuk menghasilkan karya-karya yang lebih banyak dan bermanfaat dalam bidang ilmu kedokteran dan kesehatan. (*)

Penulis: Zanna Afia Deswari

Editor: Feri Fenoria Rifai

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone