VOD
Suasana kegiatan lomba depat dalam VOD 2018. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Viva Outer Division (VOD) merupakan program kerja kaderisasi yang digalakkan oleh Departemen PSDM Keluarga Mahasiswa PSDKU UNAIR Banyuwangi. Kegiatan itu bertujuan sebagai pengenalan budaya kampus kepada mahasiswa baru (maba) Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) UNAIR Banyuwangi.

Menurut ketua pelaksana VOD, Bondan Sigit, serangkaian kegiatan VOD merupakan bentuk pengenalan kampus Banyuwangi kepada maba yang belum didapatkan selama ospek di Surabaya. Selama 4 hari dalam satu bulan mulai akhir Agustus hingga pertengahan September, mahasiswa baru dilatih untuk beradaptasi di kampus Banyuwangi dengan diberikan materi-materi dan kegiatan yang bertujuan untuk lebih mengenal kampus serta mengeratkan satu angkatan.

Minggu pertama VOD selama 2 hari (25-26/8), difokuskan untuk memberikan materi kepada mahasiswa baru yang meliputi budaya kampus, budaya Banyuwangi, leadership, debat maba, literasi, pengenalan organisasi, dan pengenalan komikat atau Unit Kegiatan Mahasiswa. Khusus untuk materi budaya Banyuwangi, panitia mendatangkan langsung pemateri dari Pemeritah Daerah Kabupaten Banyuwangi agar sinergitas Kampus UNAIR Banyuwangi dengan Pemda Banyuwangi tetap terjaga.

Minggu kedua VOD (8-9/9), berbeda dengan minggu pertama yang sebagian besar di dalam ruangan dan terkesan lebih formal karena melibatkan dosen dan pihak pemda. Kegiatan minggu kedua  sebagian besar pelaksanaan di outdoor meliputi konfigurasi maba, outbond, event angkatan maba, dan malam puncak inagurasi.

“Untuk Minggu kedua ini memang output kami yaitu menumbuhkan jiwa sosial, organisasi, jiwa korsa dan kekompakan maba terhadap teman-teman seangkatannya,” tutur Bondan

Jiwa sosial dan pengenalan organisasi dikemas dalam kegiatan event angkatan, menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian masyarakat yang dipersiapkan dan dilaksanakan oleh maba sendiri. Oleh sebab itu, imbuhnya, maba dibiarkan membentuk kepanitiannya sendiri untuk menyukseskan event angkatan. Sedangkan untuk jiwa korsa dan kekompakan, dikemas dalam bentuk kegiatan outbond dan konfigurasi maba.

“Serangkaian VOD ini memang jaraknya lumayan jauh, karena dua minggu pertengahan diisi ospek jurusan di tiap program studi yang juga masuk  dalam serangkaian VOD, namun selama masa rehat, kami melalui kakak pendamping kelompok tetap memberikan penugasan kepada maba, seperti pengumpulan kardus untuk konfigurasi, essai, pengumpulan indentitas civitas UNAIR Banyuwangi, dan lain sebagainya,” pungkas Bondan.

Dinilai oleh Wulan Lestari, seorang mahasiswa baru angkatan 2018, kegiatan VOD tersebut sangat berkesan bagi mereka

“VOD-nya seru, apalagi waktu minggu kedua nggak bikin bosen, karena ada konfigurasi dan outbond, apalagi waktu malam inagurasi juga lebih seru, momen yang tidak akan terlupakan,” tutur Wulan.

Penulis: Bastian Ragas

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone