Dekan Cup
Salah satu peserta saat debat kesehatan pada Dekan Cup FKM. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dalam rangka menyambut Dies Natalis Fakultas Kesehatan Masyarakat UNAIR yang ke 25 tahun, Badan Eksekutif Mahasiswa FKM UNAIR dalam serangkaian acara bertajuk “Metamorph” menggelar acara Dekan Cup. Dekan Cup menjadi salah satu program kerja terbesar BEM FKM sekaligus kegiatan rutin yang diadakan setahun sekali. Terdiri dari perlombaan olahraga maupun non-olahraga, Dekan Cup berlangsung dari mulai tanggal 3 September hingga 24 Oktober.

“Keunikan dari Dekan Cup FKM UNAIR adalah digelar Lomba Debat Kesehatan dengan mengusung tema Gaya Hidup Modern Menyebabkan Timbulnya Penyakit Degeneratif,” ujar Taufik Imanuddin, mahasiswa FKM 2017.

Mahasiswa yang kerap disapa Opek itu menjelaskan bahwa FKM menjadi salah satu fakultas yang fokus terhadap kesehatan masyarakat yang mengutamakan pencegahan penyakit salah satunya penyakit degeneratif.

“Lomba debat kesehatan cocok untuk membuka wawasan mahasiswa untuk lebih peka terhadap problematika yang terjadi,” lanjut Opek

Latar belakang pengambilan tema, imbuhnya, berkaitan dengan perubahan gaya hidup akibat urbanisasi dan modernisasi. Perubahan gaya hidup itu dapat dilihat secara jelas antara lain munculnya tempat-tempat makan junk food di hampir seluruh daerah Indonesia, utamanya daerah perkotaan.

“Pola makan masyarakat cenderung serba instan, seperti pisang goreng, tahu isi, ubi goreng, pisang coklat (piscok), bala-bala, dan lain- lain. Padahal makanan jenis gorengan adalah makanan yang memiliki risiko tinggi sebagai pemicu penyakit degeneratif seperti penyakit diabetes melitus, jantung koroner, serta stroke,” jelasnya.

Opek turut menuturkan Dekan Cup merupakan kompetisi terbuka untuk seluruh civitas FKM. Dekan Cup menjadi event latihan ketangkasan bagi para mahasiswa untuk kategori perlombaan tertentu, juga melatih kekompakan tiap angkatan kelas. Menurutnya, Dekan Cup secara menyeluruh memberi kesempatan mahasiswa untuk mengembangkat minat dan bakat melaui kompetisi.

“Pembukaan acara dilaksanakan pada awal bulan kemarin, disusul acara defile, photo contest, dan basket pada hari yang sama. Perlombaan basket kategori putra dan putri dimenangkan oleh angkatan 2015,” lanjutnya

Lomba cookest dan solo cover, tandasnya diadakan 4 hari setelahnya. Lomba diikuti oleh seluruh kelas dari angkatan 2015-2018. Pada lomba cookest, partisipan diharuskan memasak makanan dengan tema salted egg, selebihnya mereka dibebaskan dalam mengkreasikan makanan.

Pada akhir, Opek berharap pada gelaran Dekan Cup ini dapat membawa manfaat bagi seluruh peserta. Bukan soal menang dan kalah melainkan pada sportivitas peserta dalam bermain. Selain itu juga dapat mempererat tali persaudaraan warga FKM.

“Ke depan, semoga Dekan Cup bisa menambah bebrapa perlombaan lagi ” pungkasnya

 

Penulis: Tunjung Senja Widuri

Editor : Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone