Peksimida
Ayu ketika mendapatkan tropi juara di Peksimida 2018. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) pada tahun ini telah dilaksanakan di Universitas Negeri Malang pada tanggal 4-6 September 2018. Kontingen dari UNAIR berhasil mengirimkan empat delegasi yang terdiri dari dua putri dan dua putra untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Ialah Rr. Ayu Ryke Marsella Putri, atau yang biasa dipanggil Ayu Marsella salah satu kontingen UNAIR yang berhasil mendapat juara 3 untuk bidang lomba keroncong putri. Sementara untuk perwakilan putra dari UNAIR atas nama Reza Amrullohi sempat mendapatkan juara Harapan 2. Dalam kompetisi itu, Ayu menjelaskan bahwa ketika itu dirinya membawakan dua lagu yang terdiri dari lagu wajib dan lagu pilihan.

“Dalam PEKSIMIDA kemarin, saya menyanyikan 2 lagu keroncong. Satu lagu wajib yaitu keroncong tahan air yang saya nyanyikan pada hari pertama, dan satu lagi pilihan yaitu stambul terkenang yang saya nyanyikan pada hari kedua,” terang Ayu.

Menurut Ayu, hal yang paling berkesan ketika mengikuti kegiatan tersebut adalah ketika dirinya dapat bertemu dengan orang-orang yang memiliki ketertarikan yang sama yaitu pada musik keroncong. Sehingga, dirinya dapat bertukar ilmu dan pengalaman.

“Disana itu seperti berada dalam satu komunitas yang sama, yaitu komunitas yang menggemari seni tarik suara khususnya keroncong. Sehingga, saya dapat bertukar cerita, ilmu, dan pengalaman bersama dengan peserta yang lain,” jelas Ayu, mahasiswa FISIP angkatan 2015 tersebut.

Perjalanan untuk bisa meraih juara tiga tersebut tidak berjalan dengan mulus begitu saja. Salah satu kendalanya adalah ketika tinggal dua peserta sebelum Ayu tampil, kostum yang dirinya pakai sempat robek dibagian bawah kaki sehingga terpaksa memakai kostum yang dipakai pada hari pertama penampilan.

“Udah kayak feeling. Untungnya aku bawa baju dihari pertama meski sempat deg-degan dan riweuh karena harus segera tampil,” pungkas Ayu.

 

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editorr : Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone