Sejumlah mahasiswa dari beberapa kampus di Surabaya Police & Jasa Raharja Goes to Campus and Safety Riding. (Foto: Agus Irwanto)
Sejumlah mahasiswa dari beberapa kampus di Surabaya Police & Jasa Raharja Goes to Campus and Safety Riding. (Foto: Agus Irwanto)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan keselamatan berlalu lintas mahasiswa, PT Jasa Raharja Cabang (Persero) Jawa Timur bersama Polantas Polri Jawa Timur menggelar seminar bertajuk Police & Jasa Raharja Goes to Campus and Safety Riding pada Rabu (5/9). Bertempat di Airlangga Convention Center (ACC), acara itu dihadiri mahasiswa dari berbagai kampus di kota Surabaya. Di antaranya, Universitas Airlangga, Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, dan Universitas Negeri Surabaya.

Acara dibuka dengan suguhan Tari Cunduk Menur dari Unit Kegiatan Tari dan Karawitan UNAIR. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dan penyampaian materi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Budi Setiadi.

Budi menuturkan bahwa carut marut persoalan lalu lintas dapat menjadi penyebab menurunnya nilai-nilai yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. “Masih banyak ditemui pengendara kendaraan bermotor yang tidak tertib dan bersikap tidak peduli terhadap keselamatan dirinya, apalagi orang lain,”  sebutnya.

Karena itu, upaya untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas terus dilakukan. Hal tersebut  bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berkendara. Termasuk untuk menekan angka kecelakaan di Indonesia yang masih tergolong tinggi.

Berdasar data dari kepolisian, tak kurang dari 30 ribu insiden kecelakaan terjadi dalam satu tahun, dengan rata-rata 75 orang meninggal di jalan setiap harinya. Sementara itu, 65 persen kecelakaan lalu lintas didominasi kelompok usia produktif.

Budi menyebutkan, mahasiswa sebagai agent of change harus dapat melakukan perubahan pola pikir dalam membangun kesadaran berlalu lintas di masyarakat. ”Mahasiswa diharapkan bisa membawa perubahan dan menjadi pahlawan keselamatan. Untuk itu, acara semacam ini bisa menjadi salah satu format acara yang bisa juga diikuti di daerah lain,” imbuhnya.

Senada dengan pernyataan tersebut, Direktur Utama Jasa Raharja Pusat Amos Sampetoding menyatakan bahw sosialisasi semacam itu harus gencar dilakukan. Khususnya ditujukan untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas anak-anak muda.

”Dari kenyataan banyaknya kecelakaan lalu lintas dari para pelajar, maka kita galang sosialisasi kepada para pelajar agar lebih berhati-hati untuk mengendarai kendaraan bermotor,” ujarnya.

Seusai penyampaian materi seminar, acara dilanjutkan dengan penampilan PBB (Peraturan Baris Berbaris) kreasi dari polisi cilik. Bukan hanya itu, kegiatan tersebut juga menggelar lomba debat yang diikuti perwakilan mahasiswa dari empat universitas yang menghadiri acara. (*)

 

Penulis: Zanna Afia Deswari

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).