PIMNAS
(Dari kiri) Angga Bagus Prasetyo, Gita Istighfarrani, dan Ainur Dwiky Setyawan usai mendapatkan medali. (Foto: Nuri Hermawan)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – “Ide tidak harus hebat. Titik berat ide itu terfokus pada seberapa besar manfaat bila disalurkan kepada masyarakat,” tutur Angga Bagus Prasetyo, mahasiswa Teknik Biomedis FST 2015

Angga Bagus Prasetyo bersama Gita Istighfarrani dan Ainur Dwiky Setyawan merupakan mahasiswa asal Fakultas Sains dan Teknologi yang berhasil membawa pulang medali emas kategori poster dan medali perak kategori presentasi dalam laga Pekan Ilmiah Nasional (PIMNAS) 31 di Universitas Negeri Yogyakarta.

Tim Program Kreativitas Mahasiswa-Karya Cipta (PKM-KC) itu mengusung penelitian berjudul “I-Turbul: Rancangan Bangun Sistem Monitoring Kolam Budidaya Udang Sistem Tertutup Terintegrasi Berbasis SMS Gate Way sebagai Detektor H2S Akibat Turbulensi”.

“Penelitian I-Turbul dilakukan di tambak udang daerah Tanggulangin, Sidoarjo. I-Turbul menjadi satu-satunya alat deteksi kadar H2S dalam air tambak yang dapat bekerja secara realtime serta dapat memberikan notifikasi berupa pesan singkat jika kadar H2S telah melampaui ambang batas aman melalui sms ke pemilik tambak,” terang mahasiswa yang akrab disapa Angga.

Angga menjelaskan jika notifikasi tersebut berisi nilai kadar H2S, pH, suhu status baterai, dan saran treatment yang harus dilakukan oleh pemilik tambak terkait kondisi air tambak tersebut. Dalam proes pembinaan sendiri, Angga mengaku sangat menikmati pelatihan yang diberi oleh pihak universitas, meskipun harus berlatih dan revisi setiap hari hingga larut malam.

“Kami berkomitmen pantang menyerah sebelum menang. Memang tidak mudah, namun dengan kegigihan dan keyakinan kami, hal itu bisa tercapai,” lanjutnya

Angga juga mengatakan pada saat sesi presentasi, tim I-Turbul tidak mendapat kendala yang berarti. Presentasi berjalan lancar, audiens terlihat memperhatikan materi yang diberikan. Juri juga memberikan pertanyaan yang sudah tim Angga siapkan sebelumnya, sehingga semua dapat terjawab.

Sebenarnya tim I-Turbul, menurutnya tidak menyangka bisa lolos sampai PIMNAS, mengingat persaingan lingkup internal kampus sudah sangat ketat. Tidak hentinya mengucap syukur karena telah diberi kesempatan menunjukan kemampuan serta membawa nama baik UNAIR.

“Kami berpesan kepada para mahasiswa supaya tidak takut bermimpi karena mimpi adalah langkah awal menuju kesuksean. Nyalakan mimpimu “Satu Tekad, Satu Nyali, Pasti Juara”,” punkas Angga

Penulis: Tunjung Senja Widuri

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone