SEBANYAK 44 mahasiswa ikut dalam kegiatan BEM Visit ke BEM FH Universitas Udayana pada Jum’at (31/8). (Foto: Istimewa)
SEBANYAK 44 mahasiswa ikut dalam kegiatan BEM Visit ke BEM FH Universitas Udayana pada Jum’at (31/8). (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Airlangga menggelar agenda kunjungan ke Universitas Udayana. BEM FH UNAIR menggelar visit ke BEM FH Universitas Udayana, Bali, pada Kamis (30/9).

Sama halnya dengan kunjungan lainnya, kedatangan BEM FH UNAIR bertujuan menggali informasi sekaligus diskusi mengenai keorganisasian. Juga tidak tertutup kemungkinan terkait dengan isu-isu terkini. Selain itu, BEM FH UNAIR memperlengkap kunjungannya dengan mendatangi Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali.

Agenda kegiatan kunjungan tersebut bertajuk BEM & Institute Visit. Yakni, merupakan salah satu program kerja (proker) tahunan yang dimiliki Kementerian Komunikasi dan Informasi BEM FH UNAIR.

Agenda sebelumnya diselenggarakan di Universitas Indonesia (UI) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2016. Termasuk ke Universitas Gajah Mada (UGM) dan Universitas Islam Indonesia (UII) pada 2017.

Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) BEM FH UNAIR Putri Reyvita menyatakan, kunjungan tersebut bisa digunakan untuk membangun relasi. Terlebih, Kominfo menjadi salah satu corong kementerian BEM yang dapat berinteraksi dengan pihak luar. Selain itu, tujuannya adalah menambah kemampuan, wawasan, serta pengalaman segenap anggota BEM, juga bagi mahasiswa luar BEM yang ikut.

”Kami dapat bertukar pikiran atau mengambil hal-hal positif dari masing-masing. Baik dari BEM FH maupun BEM Udayana. Kemudian, ini dapat kami terapkan agar BEM FH UNAIR lebih baik lagi ke depannya dan untuk periode-periode selanjutnya,” katanya.

”Untuk institusi visitnya, tentu itu menambah wawasan tentang narkotika. Terlebih, narasumbernya langsung dari Badan Narkotika Nasional Provinsi Bali,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kunjungan tersebut, BEM FH Udayana menyambut baik kedatangan BEM FH UNAIR. Ada beberapa perbedaan antara keduanya. Jika di FH UNAIR sebutan pemimpin BEM adalah presiden, lainnya halnya di FH Udayana yang disebut ketua BEM. Dari segi jumlah, BEM FH UNAIR relatif lebih banyak di setiap kementerian.

”Banyak hal yang bisa kami pelajarai dari sana. Salah satunya, di sana, kami visit juga disambut wakil dekan. Ini hal yang mungkin akan kita contoh ketika ada yang berkunjung di FH (UNAIR, Red),” imbuhnya. (*)

Penulis: Pradita Desyanti

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone