Peduli Lingkungan Kampus, Mahasiswa FKM Tanam Bunga Sansevieria

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
FKM
Mahasiswa FKM Gotong Royong Tanam Sansevieria. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Universitas Airlangga (UNAIR) yang terletak dipinggir jalan raya mengakibatkan FKM tidak lepas dari polusi asap kendaraan bermotor. Untuk itu, pada Minggu (2/9), peserta Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD) FKM UNAIR adakan penanaman sansevieria (lidah mertua) di sekitar wilayah parkir bagian selatan.

Rafiqah Rana, ketua pelaksana kegiatan tersebut menjelaskan, dipilihnya sansevieria dalam kegiatan tersebut karena tanaman sansevieria kaya akan manfaat. Selain dapat memperindah lingkungan, juga dapat menyehatkan. Sebab, sansevieria mampu menyerap racun dan polusi di udara, serta pancaran radiasi dari alat-alat elektronik dan alat komunikasi serta merupakan penghasil serat.

“Sansevieria dapat dikatakan sebagai tanaman gurun. Oleh karena itu, bentuk tumbuhan ini begitu minimalis. Selain itu, tanaman ini juga toleran terhadap cahaya rendah, air yang sedikit, serta kondisi tanah yang buruk,” jelas mahasiswa yang akrab dipanggil Rafiqah tersebut.

Kegiatan tersebut berawal dari tugas keberlanjutan LKMM-TD yang didasari karena semakin tingginya pencemaran udara. Dengan menanam lidah mertua ini, imbuhnya, diharapkan bisa mengurangi polusi udara terutama di lingkungan FKM UNAIR.

Selain bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai manfaat dari tanaman sansevieria, ia juga menjelaskan bahwa sansevieria memberikan dampak positif bagi lingkungan serta mengurangi polusi udara di sekitar kampus. Kegiatan itu, tandasnya, juga relevan dengan ilmu yang diajarkan kepada mahasiswa kesehatan masyarakat yang dipersiapkan lebih kepada tindak preventif dan promotif daripada kuratif dan rehabilitatif.

Dengan menanam sansevieria, itu artinya mahasiswa FKM telah bergerak satu langkah untuk mencegah terjadinya berbagai penyakit yang ditimbulkan oleh pencemarah udara serta pancaran radiasi. Penyakit tersebut misalnya ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), asma, hingga kanker paru.

“Sekitar lima puluh mahasiswa LKMM-TD mengikuti kegiatan ini. Hal yang menarik adalah, dalam kegiatan ini kami bisa saling tolong-menolong antar sesama anggota kelompok dalam proses penanaman sehingga menciptakan rasa kekeluargaan yang semakin erat,” terang Rafiqah.

Setelah kegiatan tersebut berlangsung, Rafiqah berharap mahasiswa dapat lebih peka terhadap lingkungan sekitar terutama lingkungan FKM UNAIR. Karena dengan adanya kegiatan tersebut secara tidak langsung mahasiswa juga mengenalkan manfaat dari tamaman sansevieria yang banyak belum diketahui banyak orang.

 

Penulis: Galuh Mega Kurnia

Editor: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Replay

Close Menu