Mahasiswa FKM UNAIR Banyuwangi Jadi MC ASIAN GAMES XVIII 2018

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
EVI Lutfiani Khoiriyah (dua dari kanan), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi, yang terpilih jadi medal/victory ceremony (MC) dalam ASIAN GAMES XVIII 2018 di Jakarta. (Foto: Istimewa)
EVI Lutfiani Khoiriyah (dua dari kanan), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi, yang terpilih jadi medal/victory ceremony (MC) dalam ASIAN GAMES XVIII 2018 di Jakarta. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Evi Lutfiani Khoiriyah, mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi, berhasil terpilih menjadi medal/victory ceremony (MC) dalam ajang bergengsi ASIAN GAMES XVIII 2018 pada Sabtu (18/8). Pesta Olahraga Asia atau ASIAN GAMES XVIII 2018 adalah acara olahraga multi-event regional Asia yang diselenggarakan di Indonesia mulai Sabtu (18/8) hingga Minggu (2/9).

Tuan Rumah kegiatan ASIAN GAMES XVIII kali ini bertempat di dua kota besar di Indonesia. Yakni, DKI Jakarta dan Palembang. Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 40 cabang. Yang terdiri atas 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non-olimpiade.

Ajang olahraga Asia itu diikuti 45 negara di wilayah Asia dengan motto ”Energy of Asia”. Terdapat 15.000 atlet yang berpartisipasi. Upacara pembukaan dilakukan pada Sabtu (18/8) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta.

Mahasiswa asal Jakarta Timur tersebut mengungkapkan, dulu dirinya merupakan anggota Paskibraka DKI Jakarta. Nah INASGOC (Indonesia Asian Games 2018 Organising Comitee) atau komite resmi yang dibentuk Indonesia untuk Asian Games 2018 menghubungi ikatan purna Paskibraka Indonesia. Diinformasikan, dibituhkan 482 Paskibraka yang nanti disebar untuk menjadi panitia opening dan closing ceremony ASIAN Games di Jakarta dan Palembang.

“Oleh Ikatan Paskibraka Jakarta Timur, saya didaftarkan. Saya pun setuju, kemudian ikut seleksi lanjutan untuk menjadi panitia pelaksana dalam kegiatan open ceremony-nya,” ujarnya.

”Alhamdulillah lolos sebagai MC anggota divisi game operation. Tim medal ceremony kami digabung sama TNI-AD, TNI-AL, TNIAU, dan Polri,” imbuhnya.

Latihan intensifnya dimulai pada awal Agustus. Selanjutnya, yang terpilih dibagi menjadi beberapa kelompok yang terdiri atas unsur TNI, Paskibraka, dan Polri yang disebar ke Jakarta dan Palembang.

Evi mengutarakan. Banyak pengalam yang dirinya dapatkan. Di antaranya, penanaman kedisiplinan, sabar, dan keharusan untuk dapat membaur dengan setiap lapisan. Baik dari masyarakat, TNI, Polri maupun pejabat.

”Poin pentingnya adalah kapan pun negara membutuhkan bantuan, kami sebagai Paskibraka jawabannya adalah Siap. Tanpa beban, kami mengabdi untuk negara. Mau ditempatkan di manapun, kami harus siap,” ungkapnya.

”Dan, ini merupakan hal yang luar biasa. Saya bisa menjadi bagian dari panitia ASIAN GAMES merupakan pengalaman tak terlupakan,” tambah mahasiswa pehobi menyanyi itu.

 EVI Lutfiani Khoiriyah (dua dari kanan), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi, yang terpilih jadi medal/victory ceremony (MC) dalam ASIAN GAMES XVIII 2018 di Jakarta. (Foto: Istimewa)

EVI Lutfiani Khoiriyah (dua dari kanan), mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat PSDKU Universitas Airlangga di Banyuwangi, yang terpilih jadi medal/victory ceremony (MC) dalam ASIAN GAMES XVIII 2018 di Jakarta. (Foto: Istimewa)

Dalam penyelenggaraannya, panitia Asian Games 2018 melakukan berbagai tugas sebelum dan selama perlombaan berlangsung. Kurang lebih selama dua minggu, Evi bertugas di sana.

Saat menjadi Medal Ceremony, Evi menerima pakaian resmi PDU (pakaian dinas upacara) khusus untuk Paskibraka dari panitia ASIAN GAMES. Bagi Evi, pakaian tersebut sangat mahal harganya. Bukan berarti nominalnya yang mahal, melainkan perjuangan untuk mendapatkannya tidak mudah.

“Di sini, ketemu banyak pemuda yang berdedikasi dari seluruh provinsi di Indonesia. Presiden dan warga asing regional Asia, bersama-sama hadir memeriahkan ASIAN GAMES XVIII,” tuturnya.

”Bangga juga sih pastinya. Bisa membawa nama baik orang tua, fakultas, dan universitas tentunya. Bangga untuk sampai sejauh ini,” imbuhnya. (*)

 

 

Penulis: Siti Mufaidah

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu