Peringatan Diesnatalis Ke-64 UNAIR Diresmikan, Inilah Logo-nya

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
lLOGO peringatan Diesnatalis Ke-64 UNAIR diresmikan Rektor UNAIR beserta jajaran pimpinan. (Foto: Feri Fenoria Rifa'i)
lLOGO peringatan Diesnatalis Ke-64 UNAIR diresmikan Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Nasih, S.E., MT., AK., CMA., beserta jajaran pimpinan. (Foto: Feri Fenoria Rifa'i)

UNAIR NEWS – Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Ke-73 Bangsa Indonesia turut dimanfaatkan Universitas Airlangga untuk mengukuhkan kiprahnya dalam membangun bangsa. Lebih tepatnya, soal perenungan kiprah UNAIR beriringan dengan jenjang usia yang telah ditapaki.

Pada 2018, tepatnya pada 10 Nopember 2018, UNAIR menapaki usia ke-64. Dalam nuansa kemerdekaan itu pula, logo peringatan Diesnatalis Ke-64 UNAIR resmi diperlihatkan kepada publik. Tepatnya saat Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan Ke-73 Bangsa Indonesia di depan gedung Rektorat UNAIR. Hal itu turut menandai pembukaan kegiatan peringatan Diesnatalis Ke-64 UNAIR.

Pelepasan spanduk berlogo Dies Natalis Ke-64 UNAIR ke udara menandai peresmian tersebut. Prosesi tersebut bersamaan dengan pelepasan logo peringatan HUT Kemerdekaan Bangsa Indonesia ke-73 dan 20 tahun Fakultas Ilmu Budaya (FIB).

Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Nasih, S.E., MT., AK., CMA., dalam sambutannya mengakui bahwa peringatan tahun ini cukup istimewa. Sebab, lanjut dia, angka peringatan tahun ini terdiri atas dua angka yang membentuk angka yang sempurna, sepuluh.

”Peringatan ke-64 ini istimewa. Enam dan empat ini jika dijumlahkan bakal membentuk angka sempurna, sepuluh,” ujarnya.

Atas pemaknaan itu, Prof. Nasih berharap pada usia ke-64 tersebut, seluruh civitas akademika UNAIR bersama-sama bergotong royong agar mampu mendekati kepada nilai sepuluh atau kesempurnaan. Lebih tepatnya mengukuhkan kiprah Tri Dharma UNAIR. Salah satu wujudnya adalah mewujudkan target UNAIR masuk 500 world class university (WCU).

Selain itu, Prof. Nasih menekankan tentang kebijakan peningkatan mutu UNAIR. Salah satunya isinya adalah menciptakan iklim yang excellent. seluruh civitas mesti mampu menciptakan excellent dalam bidang academic, research, dan social development.

”Semuanya (civitas akademika, Red) mesti siap bekerja dan mengabdi kepada bangsa. Sebab, kerja kita adalah prestasi bangsa. Kerja kita, prestasi airlangga,” tutur Prof. Nasih.

”Bersama-sama mewujudkan Indonesia yang adil dan beradab,” imbuhnya.

Perlu diketahui, logo Diesnatalis Ke-64 UNAIR berbentuk tulisan UNAIR yang dikolaborasikan dengan angka 64. Kata”A” berganti dengan angka 4. Dalam logo itu, terdapat tiga kolaborasi warna, yaitu kuning, biru, dan hitam.

Logo Peringatan Diesnatalis Ke-64 UNAIR tahun 2018.
Logo Peringatan Diesnatalis Ke-64 UNAIR tahun 2018.

Angka “64” merupakan perwujudan UNAIR yang telah menapaki usia 64 tahun. Sementara itu, warna gradasi kuning pada angka 6 diartikan sebagai kejayaan dan kesejahteraan, sedangkan gradasi biru muda pada angka 4 berarti kecerdasan dan kualitas yang harmonis serta berkeadilan. Dalam wordmark UNAIR, warna biru tua dipilih untuk menggambarkan sebuah profesionalisme yang dimiliki UNAIR sebagai salah satu instansi pendidikan terkemuka di Indonesia.

Dari segi Bentuk, angka 64 dibentuk dari sebuah pergerakan yang harmonis sehingga mampu menjelaskan bahwa UNAIR mampu bergerak dengan mengikuti perkembangan jaman. Di sisi lain, wordmark UNAIR terdiri atas dua bentuk pada sudutnya. Yakni, berbentuk runcing dan melengkung. Hal itu menggambarkan bahwa UNAIR memiliki sebuah komitmen kuat dan bijaksana dalam menjalankan visi serta misinya.

Seluruh arti tersebut kemudian disatukan dengan tema ”64 Tahun Universitas Airlangga untuk Indonesia Adil dan Beradab”. Jadi, hal itu mampu merepresentasikan bahwa UNAIR siap berpartisipasi dalam mewujudkan keadilan dan kesejahteraan serta berkomitmen kuat untuk mencerdaskan Bangsa. (*)

 

Penulis: Feri Fenoria Rifa’i

This post is also available in: English

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave a Replay

Close Menu