FISIP
Suasana menggelar International Conference on Contemporary Social and Political Affairs (ICoCSPA) 2018. (Foto: Nuri Hermawan
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Sebagai bagian dari rangkaian acara Dies Natalis ke-41, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga menggelar International Conference on Contemporary Social and Political Affairs (ICoCSPA) 2018. Konferensi yang sudah digelar untuk kali keempat itu mengusung tema “Global Digital Age”.

Bertempat di Ballroom Hotel Santika Premiere, Gubeng, Surabaya pada Senin (13/8), konferensi itu menghadirkan Prof. Ronald A. Lukens-Bull dari University of North Florida yang mengusung bahasan  Digital Religion, Fanaticism & Terrorism, Prof. Cheryll Ruth Soriano dari De La Salle University yang mengusung tema Digital Labour Solidarity, Prof. Ariel Heryanto dari Monash University yang mengusung bahasan tentang Social Media & Identity Politics in Indonesia, dan Prof. Henry Subiakto selaku The Indonesian Ministry of Communication and Informatics yang mengusung bahasan Indonesia Internet Policies.

Usai pemaparan pada sesi pertama, awak media diperkenankan untuk menggali lebih dalam mengenai bahasan yang pemateri usung dalam konferensi. Dihadapan awak media, Prof. Cheryll Ruth Soriano dari De La Salle University mengungkapkan banyak hal seputar solidaritas tenaga kerja digital yang semakin masif di era globalisasi. Baginya, solidaritas tenaga kerja digital di era globalisasi sangat dibutuhkan untuk menumbuhkan kekuatan baru dan menjadi salah satu hal yang menentukan arah sosial dan politik.

“Interaksi dalam media utamanya, ini adalah cara untuk mempermudah interaksi antara pelaku tenaga kerja digital,” jelasnya.

Menambahkan pernyataan Prof. Cheryll, pemateri selanjutnya, Prof. Ariel Heryanto memberikan beberapa paparan tentang peran sentral media dalam mengawal setiap periode zaman. Bahkan, tambahnya, adanya media telah memberikan sumbangsih besar dalam proses kemerdekaan bangsa Indonesia.

“Makanya, jauh sebelum istilah hoaks menjadi bahasan publik, hoaks sebenarnya sudah ada. Hanya saja dalam bentuk dan istilah yang berbeda,” jelasnya.

Sementara itu, sebagai Ketua Panitia ICoCSPA ke-4 FISIP UNAIR, Titik Puji Rahayu, S. Sos., M.Com., mengatakan bahwa tema tentang globalisasi teknologi digital tengah menjadi isu yang hangat untuk diperbincangkan. Selain itu, menurutnya, era digital yang sedang terjadi ini memiliki dampak positif maupun negatif.

“Di era global seperti saat ini, teknologi digital sangat memberikan warna bagi berbagai isu, seperti agama, terorisme, buruh, dan sebagainya,” paparnya.

Penulis: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone