Suasana layanan di lantai 1 perpustakaan UNAIR Kampus B. (Dok. Pribadi)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Era digital ini, berbagai layanan pendidikan mau tak mau harus menyesuaikan diri. Era internet menuntut lembaga untuk berinovasi guna memudahkan pengguna. Hal ini pula yang terus dilakukan perpustakaan Universitas Airlangga.

Terhitung sejak bulan Juli lalu, seluruh layanan koleksi digital perpustakaan UNAIR dapat diakses secara online, atau biasa disebut dengan e-resources. Layanan ini sebagai sebuah terobosan baru untuk memudahkan sivitas akademika UNAIR dalam mencari bahan pustaka.

Terhitung per-Juli lalu, perpustakaan UNAIR telah menganti server Proxy dalam sistem eResources dengan RemoteXs. Pergantian sistem ini tentu memiliki manfaat yang lebih banyak.

Dengan server yang lama yaitu Proxy, pengelola perpstakaan kesulitan dalam mengetahui statistik pengguna. Sedangkan RemoteXs memiliki fitur lebih lengkap dan mampu mengetahui tingkat akses dari masing-masing eResources yang tersedia.

Ika Budianto selaku koordinator tim IT perpustakaan UNAIR mengatakan, server baru ini mampu mengetahui keaktifan masing-masing fakultas. Selain keaktifan, server juga dapat melihat secara detail siapa yang melakukan akses hingga yang men-download e-Resources.

Kelebihan lain, perihal pengaturan, RemoteXs mampu menjembatani sivitas yang mengalami kesulitan dalam mengakses eResources dengan server Proxy. Sebab, sivitas di UNAIR tidak semua melek teknologi, yang pada dasarnya lebih memudahkan.

“Perbedaan terdapat pada setting. Untuk setting Proxy harus dengan browser yang berbeda. Sementara RemoteXs, pengguna cukup registrasi lalu di-approve oleh administrator, sudah dapat mengakses layanan tanpa harus mengatur lainnya, tinggal masuk ke alamat web unair.remotexs.co ,” imbuhnya.

“Kendala terus diidentifikasi. Seperti ketika salah dalam memasukkan alamat e-mail UNAIR, maka akan ditolak dan tidak dikenali. Masalah tersebut bisa terselesaikan dengan tatap muka,” tambahnya.

Ika mengimbau agar pengguna dapat mengikuti alur layanan sesuai dengan Access eResources yang baru, memanfaatkan eResources yang tersedia secara maksimal dengan koridor yang wajar, agar migrasi fasilitas ini bermanfaat. Manfaat lainnya, migrasi ini mampu meningkatkan aktualitas publikasi. Selain itu, ia juga berharap agar layanan baru dapat menjadi branding UNAIR untuk masyarakat luas.

Alur Access e-Resources perpustakaan Universitas Airlangga. (Dok. Perpus UNAIR)

Access e-Resources lajut Ika, ditunjukan untuk semua mahasiwa S1, S2, dan S3. Namun, sejauh ini yang tercatat sering melakukan akes masih terbatas pada mahasiswa S2 dan S3.

“Mahasiswa S1 terkadang masih mencari dari google yang tingkat ilmiahnya belum tentu bisa dipertangungjawabkan,” tandasnya.

E-Resources kini bisa diakses dimanapun dan kapanpun, tidak harus datang langsung ke UNAIR, yakni melaui alamat https://unair.remotexs.co/user/register . (*)

Penulis : Rolista Dwi Oktavia

Editor: Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone