REKTOR Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., MT., Ak., CMA., dan President of National Taiwan Ocean University (NTOU) Prof. Ching-Fong Chang menandatangai nota kesepahaman kerja sama di di Ruang Sidang Pleno, Lantai 3, Gedung Rektorat pada Kamis (9/8). (Foto: Feri Fenoria Rifa’i)
REKTOR Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., MT., Ak., CMA., dan President of National Taiwan Ocean University (NTOU) Prof. Ching-Fong Chang menandatangai nota kesepahaman kerja sama di di Ruang Sidang Pleno, Lantai 3, Gedung Rektorat pada Kamis (9/8). (Foto: Feri Fenoria Rifa’i)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Langkah kolaborasi kerja sama lintas negara terus diupayakan Universitas Airlangga. Hal itu menjadi sangat penting. Khususnya sebagai upaya UNAIR meningkatkan kualitas pendidikan agar setara sekaligus bisa unggul dengan kampus-kampus luar negeri.

President of National Taiwan Ocean University (NTOU) Prof. Ching-Fong Chang bertemu Rektor UNAIR Prof. Dr. Mohammad Nasih, S.E., MT., Ak., CMA., beserta jajaran pimpinan pada Kamis (9/8) di Ruang Sidang Pleno, Lantai 3, Gedung Rektorat. Dalam agenda pertemuan tersebut, kedua pihak meneken MoU (Memorandum of Understanding) kerja sama lintas bidang.

Perlu diketahui, NTOU merupakan salah satu kampus di Taiwan yang didirikan pada 1953. Saat ini NTOU memiliki tujuh fakultas. Yakni, ilmu maritim dan manajemen; ilmu pengetahuan alam; ilmu laut dan sumber daya; teknik; teknik elektro dan ilmu komputer; hukum dan kebijakan kelautan, serta humaniora dan ilmu sosial.

”Total, NTOU memiliki 22 departemen sarjana, 11 institut pascasarjana, 27 program magister, dan 20 program doktor,” ujar Prof. Ching-Fong saat memberikan sambutan.

Atas MoU tersebut, kedua pihak sepakat untuk menggiatkan kunjungan untuk mengadakan kolaborasi penelitian. Selian itu, menjalankan pertukaran publikasi akademik dan informasi kemahasiswaan.

Dalam nota kesepahaman itu juga termuat, penandatangan tersebut bertujuan meningkatkan kerja sama dan kolaborasi antar-fakultas, staf, dan mahasiswa. Khususnya dalam hal penelitian serta studi maupun peningkatan hubungan teknologi, sosial, dan budaya dari kedua negara.

Terdapat empat poin cakupan kerja sama dalam nota kesepahaman tersebut. Pertama, program kunjungan serta pertukaran mahasiswa dan fakultas. Kedua, kolaborasi penelitian. Ketiga, program pertukaran pascasarjana. Keempat, program pengembangan eksekutif.

Direktur Airlangga Global Enggagement (AGE) UNAIR Prof. Dr. Ni Nyoman Tri Puspaningsih, Drs., M.Si. dalam sambutannya berharap jajaran terkait memanfaatkan kunjungan Prof. Ching-Fong. Sejumlah program terkait isu kelautan UNAIR turut disampaikan Prof. Nyoman.

”Terdekat, kami juga memiliki agenda workshop marine biotechnology and ANmicro yang diadakan Fakultas Sains dan Teknologi,” sebutnya.

Sementara itu, Prof. Nasih dalam paparannya menyambut baik MoU soal kolaborasi tersebut. Penandatangan itu juga disaksikan sejumlah dekan. Mereka turut menyampaikan sedikit profil fakultas dan beberapa program akademik masing-masing. Diharapkan, bakal terjalin potensi kerja sama lintas bidang dengan NTOU. Tepatnya dengan prodi-prodi di UNAIR.

”NTOU merupakan salah satu kampus terbaik di Taiwan. UNAIR terus medorong terjalinnya program peningkatan kualitas melalui kolaborasi semacam ini,” ujarnya. (*)

Penulis: Feri Fenoria Rifa’i

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone