Wanala
Rektor UNAIR Prof. Nasih saat memberikan ucapan kepada tim Wanala yang akan berangkat ke Lombok. (Foto: Nuri Hermawan)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS –  Bencana alam berupa gempa bumi yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada beberapa waktu lalu membuat seluruh anak bangsa terpanggil untuk mengulurkan bantuan. Berbagai macam bantuan berupa makanan, keperluan sandang, kesehatan, dan tenaga sukarelawan datang dari berbagai daerah. Baik pemerintah, lembaga sosial kemanusiaan, hingga institusi pendidikan pun turut andil untuk memberikan berbagai bantuan. Tak terkecuali civitas akademika Universitas Airlangga.

Setelah mengirimkan tim medis yang terdiri dari perawat dan dokter serta Rumah Sakit Terapung, UNAIR terus melanjutkan untuk mengirimkan berbagai bantuan. Kali ini, pengiriman bantuan yang diparkasai oleh Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UNAIR dan menggandeng mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Pencinta Alam (Wanala) itu, dilepas langsung oleh Rektor UNAIR Prof. Moh. Nasih pada Jumat (10/8).

Lombok
Jajaran pimpinan UNAIR bersama tim Wanala yang bersiap berangkat ke Lombok. (Foto: Nuri Hermawan)

Dalam sambutan pada upacara pelepasan yang dilangsungkan di halaman Masjid Ulul Azmi Kampus C, Prof. Nasih menyampaikant terimakasih kepada semua pihak yang sudah peduli dan turut memberikan donasi untuk korban bencana gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat.  Terkhusus, kepada Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UNAIR yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

“Kepedulian kepada sesama merupakan upaya dan wujud bahwa tiang tri darma perguruan tinggi harus tegak semuanya. Salah satunya adalah pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Tercatat, imbuh Prof. Nasih, sebelumnya UNAIR sudah memberangkatkan tim medis yang terdiri dari perawat dan dokter di lingkungan Rumah Sakit UNAIR dan Fakultas Kedokteran. Selain itu, UNAIR juga sudah memberangkatkan Rumah Sakit Terapung.

“Kali ini, dengan melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam Wanala, kami berharap agar tim yang berangkat bisa menjangkau daerah-daerah terpencil,” terangnya. “Dan yang utama dalam menolong sesama yang terpenting bukan nilai saja tapi keikhlasannya,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua LPM UNAIR Prof. Jusuf Irianto menambahkan bahwa selain memberangkatkan tim wanala, pengiriman bantuan kali ini merupakan kerja sama dari banyak pihak.  Selain RS UNAIR dengan tim medisnya dan RS Terapung yang sudah berangkat terlebih dahulu, berbagai pihak di lingkungan UNAIR juga turut andil dalam kegiatan sosial kemanusiaan itu.

“Berbagai pihak seperti Pusat Pengembangan Dana Sosial  UNAIR dan Jamaah Masjid Ulul Azmi juga turut menyumbangkan uang tunai, obat-obatan, dan berbagai kebutuhan sehari-hari korban gempa,” tuturnya.

Penulis: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone