PENYEMATAN atribut dari perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman kepada salah seorang delegasi Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Universitas Airlangga 2018. (Foto: Istimewa)
PENYEMATAN atribut dari perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman kepada salah seorang delegasi Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Universitas Airlangga 2018. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook7Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Pelepasan dan Pembekalan Delegasi Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Universitas Airlangga 2018 dilaksanakan pada Selasa (7/8). Diketahui, kegiatan ENJ merupakan program yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dalam rangka mengenalkan potensi budaya dan pariwisata Indonesia.

Acara pelepasan tersebut dihadiri Dr. Andreas D. Patria, M.Si besert jajaran selaku perwakilan dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman. Termasuk Deni Yasmara S.Kep.Ns.,M.Kep.,Sp.Kep.MB., selaku perwakilan Dirmawa (Direktur Kemahasiswaan) UNAIR. Andreas dalam pembekalan itu menjelaskan paparan bertema ”Peran Generasi Muda: Mendukung Visi Indonesia Poros Maritim Dunia dan Dinamika Kelompok.”

“Indonesia merupakan negara maritim terbesar di dunia. Namun, hal-hal yang berkaitan dengan maritim masih kurang,” ujarnya.

Dalam mewujudkan poros maritim dunia, ada beberapa hal yang dapat dilakukan. Misalnya, komitmen untuk membangun kembali budaya maritim Indonesia, komitmen untuk menjaga dan mengelola sumber daya laut, mendorong pengembangan infrastruktur dan konektifitas maritim, serta diplomasi maritime. Termasuk membangun kekuatan pertahanan maritim.

”Saat ini saya melihat kreativitas dan inovasi. Gerakan Nasional Revolusi mental ini salah satu yang didorong kepada generasi muda. Meski saat ini kalian adalah generasi milenial, tapi tetap harus menyesuaikan diri dengan kondisi saat nanti di lapangan. Kalian harus siap memimpin dan dipimpin,” ucapnya.

”Terkadang peserta ENJ menemukan titik-titik masalah di lapangan yang terkadang pemerintah belum menemukannya,” imbuhnya.

SESI foto bersama delegasi Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Universitas Airlangga 2018. (Foto: Istimewa)
SESI foto bersama delegasi Ekspedisi Nusantara Jaya (ENJ) Universitas Airlangga 2018. (Foto: Istimewa)

Tahun ini sebanyak 25 mahasiswa siap mengabdi di Desa Rembitan dan Dusun Seleman 2, Kecamatan Pijut, Kabupaten Lombok Tengah. Meski terbilang cukup jauh dan saat ini wilayah Lombok Tengah tidak kondusif akibat gempa. Namun, para delegasi mengaku semakin optimis dalam melakukan pengabdian.

”Kami ingin mengabdi di luar Jawa Timur. Sebab, tahun kemarin, kami melakukan ENJ di sana. Kami ingin mengawali pengabdian di luar Pulau Jawa. Saat kami survei kemarin, ada sekolah yang keadaannya tidak baik. Sebenarnya terjadinya gempa menjadi suatu kekhawatiran dari orang tua kami, tapi menurut kami justru ini adalah sebuah panggilan,” ungkap Anca selaku koordinator delegasi.

”Jadi, kami sebisa mungkin memberikan pengertian kepada orang tua,” tuturnya. (*)

Penulis: Pradita Desyanti

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

ShareShare on Facebook7Tweet about this on Twitter0Email this to someone