FKG
Dekan FKG UNAIR saat memberikan arahan pada ospek mahasiswa baru FKG. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Dentition merupakan sebuah program kerja kaderisasi dari departemen PSDM BEM Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga (UNAIR) yang dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 11 Agustus 2018. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, selain untuk mengenalkan kehidupan di FKG UNAIR, inovasi pada tahun ini adalah dentition juga akan menjadi sebuah wadah untuk mengoptimalkan minat dan bakat mahasiswa baru.

Cindy Ramahdani Putri, Ketua Departemen PSDM BEM FKG sekaligus steering committee dalam acara tersebut menjelaskan, pada akhir rangkaian acara Dentition 2018, mahasiswa baru akan diberi form sebagai tools untuk mengetahui minat bakat mereka. Dalam form tersebut mahasiswa baru bisa menceritakan passion dan keinginan mereka setelah mendapatkan informasi terkait kegiatan ormawa maupun komunitas yang ada di fakultas.

“Berkaca dari tahun tahun yang lalu, maba pasti akan mendapatkan banyak informasi terkait kegiatan-kegiatan yang ada di fakultas, kampus, maupun diluar kampus. Namun, dulu mereka belum diarahkan agar sesuai dengan minat dan bakat mereka. Tahun ini, kami berusaha untuk memberikan bimbingan sampai mereka tahu minat dan bakat mereka dimana sehingga dapat berprestasi secara makasimal,” jelas kadept PSDM tersebut.

Upaya tersebut, lanjut Cindy, dilakukan juga untuk mendukung visi BEM FKG tahun ini yang lebih mengedepankan prestasi. Baik prestasi akademik maupun non akademik dari mahasiswanya.

Selain itu, Ahmad Fauzi, salah satu steering committee Dentition 2018 menjelaskan, selain untuk meningkatkan kualitas mahasiswa baru dari pemetaan minat dan bakat, dalam persiapan kegiatan tersebut juga dilakukan upaya untuk meningkatkan kualitas panitianya sendiri. Yaitu dengan diadakannya workshop mengenai public speeking dan psikologi agar panitia benar-benar dapat menjadi role model untuk adik-adiknya.

“Kita banyak mengundang pemateri dan pembicara baik itu tentang public speeking mapun psikologi untuk membekali panitia. Harapannya adalah agar panitia bisa menjadi role model yang kemudian bisa membekali adik-adiknya,”  pungkas mahasiswa yang akrab dipanggil Fauzi tersebut.

 

Penulis : Galuh Mega Kurnia

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone