IKA
Alumni UNAIR Ignasius Jonan (kiri) saat memberikan paparannya mengenai kemandirian bangsa dihadapan alumni. (Foto: Nuri Hermawan)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Kegiatan Halal bi Halal yang digelar oleh Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) Wilayah DKI Jakarta, dihadiri langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Ignasius Jonan. Jonan sapaan akrabnya, merupakan alumni UNAIR dari program studi akuntansi.

Dalam kesempatan yang dilangsungkan di Soehana Hall, The Energy Building, Jakarta pada awal pekan lalu itu, Jonan memberikan beberapa pesan kepada seluruh alumni yang hadir tentang kemandirian bangsa. Baginya, berbicara kemandirian bangsa hari ini, tidak sekadar jargon ataupun sekadar nyanyian.

“Dulu, waktu saya kecil, ungkapan tentang kemandirian bangsa itu sudah ada. Mungkin dulu bisa sekadar jargon. Tapi hari ini, kemandirian bangsa haruslah berwujud dalam aksi dan wujud nyata,” ungkapnya.

Melanjutkan pernyataannya mengenai kemandirian bangsa, Jonan kembali menegaskan bahwa tidak perlu berbicara atau mengeluh tentang kondisi bangsa yang telah tertinggal. Tapi, tandas Jonan, generasi hari ini haruslah melakukan aksi dan berbagai terobosan untuk kemajuan peradaban bangsa di masa depan.

“Kita jangan mengeluh, sekarang saatnya harus tahu apa yang semestinya kita lakukan untuk kemajuan masa depan bangsa. Budaya dan pola pikir seperti ini yang harus dikembangkan,” jelasnya.

Mengenai hal itu, imbuhnya, sebagai insan pendidikan Jonan mengajak para alumni agar benar-benar fokus pada aksi dan tujuan. Baginya, pendidikan yang tinggi harus menjadi jalan untuk semakin meningkatkan kontribusi yang nyata bagi bangsa, bukan malah menjadi beban negara.

“Karena di negara kita ini, banyak orang yang berpendidikan tinggi malah bukan humanis tapi egois. Dan kadang malah semakin tidak peduli,” terangnya.

Sebelum memungkasi, Jonan berpesan agar kompetensi yang telah dimiliki oleh para alumni harus ditingkatkan. Pasalnya, kemandirian bangsa bisa diwujudkan melalui peningkatan kompetensi yang dimiliki.

“Mari, kita harus fokus pada kompetensi yang kita miliki dan jadikan kemandirian bangsa ini bukan sekadar jargon belaka,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone