Kampus E
Wakil Rektor IV Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., saat melakukan peletakan batu pertama bersama perwakilan dari PT. Galasari Gunung Sejahtera Rizal Suryanto (dua dari kanan) dan Kepala Devisi Regional Perhutani Jawa Timur Endung Tri Handaka (kiri). Foto: Nuri Hermawan
ShareShare on Facebook82Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Setelah melakukan proses perencanaan dan kerja sama pada awal tahun 2016 antara Universitas Airlangga dengan PT. Galasari Gunung Sejahtera sebagai anak perusahaan dari PT. Palawija untuk mendirikan kawasan pendidikan di Gresik Utara, Ground Breaking Teaching Farm yang dilakukan pada Rabu (8/8), menjadi tanda pembangunan Kampus E UNAIR.

Ground Breaking Teaching Farm Kampus E UNAIR yang terletak di daerah Panceng, Gresik, dihadiri oleh para jajaran pimpinan UNAIR dan pihak dari PT. Galasari Gunung Sejahtera serta Perhutani. Dalam sambutannya, Rektor UNAIR yang diwakili oleh Wakil Rektor IV Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., mengatakan bahwa UNAIR selalu berupaya untuk mengembangkan diri pada kancah nasional dan internasional. Capaian itu, baginya, akan nampak pada lingkungan kampus. Misalnya dalam prestasi civitas dan riset.

“Untuk itu, sebagai upaya mengembangkan kampus yang bisa hadir di tengah masyarakat, UNAIR dengan berbagai pihak merancang untuk mengembangkan kampus-kampus yang bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” jelasnya

Untuk itu, menurutnya, Ground Breaking Teaching Farm yang menjadi awal dari pembangun kawasan Kampus E UNAIR menjadi salah satu bentuk pengembangan kampus yang bisa hadir di tengah masyarakat.

“Di Kampus E ini, akan didukung pula dengan Taman Teknologi Pertanian sebagai bentuk komitmen kerja sama UNAIR dan PT. Galasari Gunung Sejahtera untuk kepentingan bersama,” imbuhnya.

Awalnya, papar Junaidi, semua itu akan dibangun di atas tanah seluas 5,2 hektar. Yakni untuk membangun kawasan Teaching Farm terlebih dulu. Ke depan, imbuhnya, juga bisa mengembangkan hutan pendidikan dan akan menjadi kawasan kampus yang luasnya kurang lebih 100 hektar.

“Karena mengusung konsep hutan pendidikan, tentunya, nanti akan didirikan bangunan yang tidak lebih dari 10% wilayah hutan,” ungkapnya.

Sebelum menutup sambutan, Junadi menegaskan bahwa suatu kampus tidak harus dalam kawasan yang sama. Yang terpenting adalah konektivitasnya. Sementara itu, sebagai perwakilan  dari PT. Galasari Gunung Sejahtera Rizal Suryanto mengatakan bahwa rencana pendirian Kampus E bermula dari kondisi lahan yang luas dan masyarakat sedikit.

“Untuk itu, kami mendorong pemerintah untuk membangun infrastruktur. Salah satunya pembangunan embung air yang sudah dalam proses pembangunan,” terangnya.

Baginya, dari air akan ada kehidupan dan masyarakat bisa didorong dengan Taman Teknologi Pendidikan yang juga tengah dalam proses pengembangan. Dari hal itu, imbuhnya, pihaknya juga ingin ada akademisi yang hadir di lokasi itu untuk bersama-sama mengembangkan kawasan Gresik utara.

“Oleh sebab itulah kami melibatkan UNAIR untuk turut serta dalam proses pengabdian ini,” tandasnya.

Sementara itu, menanggapi pernyataan Rizal Suryanto, Kepala Devisi Regional Perhutani Jawa Timur Endung Tri Handaka mengatakan, Perum Perhutani selalu mengedepankan aspek ekonomi, sosial, dan geografi. Menurutnya, karena memiliki wilayah yang luas, pagar dari wilayah yang luas itu adalah kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik dengan gagasan ini dan siap mendukung penuh jika semua itu bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Tercatat UNAIR sudah tesebar dalam 3 kampus utama di Surabaya, yakni kampus A,B, dan C. Yang mana, pada kampus utama sudah terdapat 4 rumah sakit dan akan dirancang pula Taman Teknologi Kesehatan. Kemudian, UNAIR juga memiliki kampus D di area Gunung Penanggungan sebagai bentuk untuk napaktilas sejarah Prabu Airlangga. Tidak hanya itu, UNAIR juga memiliki Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Banyuwangi dan dua program studi D3 Keperawatan di Gresik dan Lamongan.

Penulis: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook82Tweet about this on Twitter0Email this to someone