FKM
LSM Lohjinawi saat memberikan sosialisasi kepada warga. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Mahasiswa FKM UNAIR 2015 melaksanakan kegiatan Praktik Kuliah Lapangan (PKL) selama 40 hari di Bojonegoro. PKL diikuti oleh 15 orang yang terdiri dari berbagai campuran peminatan di FKM seperti K3, Kesehatan Lingkungan, Administrasi Kebijakan Kesehatan, Epidemiologi, dan lain-lain. Mereka menggandeng ibu-ibu yang tergabung dalam forum PKK Desa Wisma dan Kader Kesehatan Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro untuk mengikuti “Asmirandah Meriang” (29/07).

“Asmirandah Meriang” merupakan singkatan dari Aksi Memilah, Mengurangi dan Mengolah Sampah untuk Membersihkan Lingkungan. Kegiatan itu dilakukan dalam rangka mengatasi permasalahan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) yang terjadi di Desa Kepoh.

Desa yang berjarak 48 km dari pusat kota itu memiliki riwayat penyakit ISPA dengan prevalensi terbanyak berdasarkan data bidan desa. Hal itu menjadi latar belakang mahasiswa FKM UNAIR concern terhadap penyakit ISPA. Hasil kuesioner data primer dan grafik tahun 2017 menunjukkan bahwa penyakit ISPA paling banyak diderita masyarakat Desa Kepoh.ISPA turut dikaitkan dengan akar penyebab masalah pada perilaku masyakat membakar sampah dan merokok di dalam rumah.

“Terdapat rangkaian acara sosialisasi mengenai 3R (Reduce, Reuse, dan, Recycle) oleh Mahasiswa PKL FKM UNAIR kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi mengenai bank sampah, pelatihan composting dan demo daur ulang sampah supaya menjadi barang bernilai ekonomis,” papar Danang Setia Budi, ketua kelompok dan penanggung jawab acara.

Danang Setia berkata bahwa acara itu dapat berguna untuk masyarakat Desa Kepoh dikarenakan masyarakat masih sangat awam di dalam mengelola sampah. Masyarakat baru dikenalkan tentang komposting dan sistem bank sampah pada kegiatan PKL yang dilakukan mahasiswa UNAIR.

“Warga Desa Kepoh selama ini tidak memiliki kebiasaan mengolah sampah, mereka cenderung membakarnya,”lanjutnya

Mahasiswa PKL FKM UNAIR juga bekerjasama dengan LSM Lohjinawi untuk memberi materi terkait upaya kesehatan lingkungan. Peserta terlihat antusias dengan kegiatan yang dilaksanakan. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya peserta yang bertanya dan mengajukan diri untuk melakukan praktik daur ulang.

“Harapan saya kegiatan Asmirandah Meriang dapat diterapkan oleh peserta dalam pemilahan, pengurangan dan pengolahan sampah yang berkelanjutan,” pungkasnya

Penulis: Tunjung Senja Widuri

Editor: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone