IKA UA Jakarta Dorong Almamater Mewujudkan Kemandirian Bangsa

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
IKAUA
Ketua IKA UA Wilayah DKI Jakarta Dwi Wahyudi saat memberikan sambutan. (Foto: Nuri Hermawan)

UNAIR NEWS – Berbagai langkah untuk mewujudkan kampus kelas dunia terus dilakukan oleh civitas Universitas Airlangga, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, riset dan inovasi, pengabdian kepada masyarakat serta tentu dengan meningkatkan peran alumni. Untuk itu, berbagai upaya terus dilakukan oleh pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) untuk menggalang gagasan, dukungan, dan sumbangsih keilmuan kepada seluruh alumni yang telah memiliki kiprah dalam pembangunan bangsa.

Kali ini, IKA UA Wilayah DKI Jakarta menggelar Halal bi Halal di Soehana Hall, The Energy Building, Jakarta pada Minggu (5/8). Acara yang dikemas dengan penampilan berbagai tampilan seni, alunan musik dari alumni Paduan Suara UNAIR, dan talkshow itu, dihadiri ratusan alumni UNAIR. Mulai dari alumni yang menjabat posisi strategis di ibu kota hingga alumni yang baru saja menyelesaikan studi atau melanjutkan studi di Jakarta.

Dalam sambutannya, Imam Fathurrahman selaku ketua panitia mengatakan bahwa  pertemuan tersebut merupakan spirit silaturahmi. Meski, imbuhnya, sudah lewat dari bulan syawal, pertemuan yang dikemas dengan halal bi halal tersebut menjadi sebuah momen untuk menguatkan silaturahmi.

“Ini merupakan spirit silaturahmi, karena telah dihadiri oleh alumni dari generasi kolonial hingga generasi milenial,” jelasnya.

IKA UA
Tim alumni PSUA saat menyanyikan lagu Hymne Airlangga. (Foto: Nuri Hermawan)

Sementara itu, menambhakan pernyataan rekannya, Ketua IKA UA Wilayah DKI Jakarta Dwi Wahyudi mengatakan bahwa alumni UNAIR sudah banyak yang berkiprah di berbagai posisi strategis di Indonesia, hanya butuh untuk meningkatkan gema dan gaungnya..

“Terlebih mengenai upaya 500 dunia. Kita sebagai alumni harus benar-benar mewujudkan langkah nyata dan kontribusi untuk mengangkat rangking almamater kita,” tandasnya. “Bukan lagi rencana dan konsep tapi sudah aksi nyata,” imbuhnya.

Baginya, hal itu memang tidak mudah. Namun, menurut alumni yang kini menjadi Direktur Indonesia Exim Bank itu upaya untuk mendorong kualitas almamater menjadi tanggung jawab bersama. Terlebih, dengan meningkatnya kualitas almamater bisa menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan daya saing dan kemandirian bangsa.

“Memang ini capek dan sulit. Tapi jangan segan-segan memberikan sumbangsih. Apapun itu. Bisa pemikiran dan banyak hal lainnya,” pungkasnya.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu