Kenalkan Wawasan Fintech, Manajemen Perbankan Unair Gelar Banking Talkshow 2018

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
TERLIHAT antusias peserta Banking Talkshow di Lantai 3, Airlangga Hall, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga. (Foto: Istimewa)
TERLIHAT antusias peserta Banking Talkshow di Lantai 3, Airlangga Hall, Fakultas Vokasi, Universitas Airlangga. (Foto: Istimewa)

UNAIR NEWS – Tak dapat dimungkiri soal pesatnya perkembangan teknologi saat ini. Salah satu dampaknya menyasar bidang ekonomi dan pendanaan. Dulu orang harus bertransaksi secara langsung dengan cara bertemu. Tentu hal itu memakan waktu dan tenaga.

Namun, saat ini semuanya hampir bisa dilakukan dengan tangan dan gadget. Seperti halnya mengecek bunga depsito, bertransaksi secara online, dan melakukan transfer dengan aplikasi mobile banking.

Dari hal tersebut, muncullah istilah yang saat ini popular, yaitu fintech (financial technology). Fintech sudah sangat populer di kalangan media atau mereka yang aktif di bidang teknologi. Banyak perusahaan yang sudah memanfaatkan teknologi tersebut.

Di Indonesia, jumlah investasi di bidang fintech semakin lama kian tinggi. Karena itu, bisa saja perusahaan start-up baru yang bergerak di bidang itu akan mendapatkan dana investasi secara mudah dari para investor. Khususnya dengan memanfaatkan teknologi fintech karena tingkat keuntungan yang tinggi pula.

Hal tersebutlah yang melatarbelakangi Himpunan Mahasiswa D3 Manajemen Perbankan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga menggelar talkshow soal fintech. Khususnya tentang bagaimana perkembangan serta manfaat fintech pada era saat ini.

Kegiatan pada Kamis (19/7) itu digelar di Aula Lantai 3 Fakultas Vokasi UNAIR. Turut haadir pejabat dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Syariah Mandiri Region Office V Jawa Timur.

Acara tersebut mendapat apresiasi yang sangat positif dari peserta talkshow. Terbukti, jumlah pesertanya mencapai 125 orang dari kampus-kampus di Surabaya. Salah seorang peserta mengaku bersemangat karena mendapat ilmu baru tentang kondisi perekonomian saat ini berdasar data lembaga keuangan.

”Dijelaskan juga bahwa sudah banyak perbankan syariah serta sistem ekonomi yang pada masa seperti saat ini bisa digunakan untuk meningkatkan maupun menerapkan fintech oleh lembaga keuangan itu sendiri,” kata mahasiswa Universitas Negeri Surabaya.

Sementara itu, dari sudut pandang Otoritas Jasa Keuangan, Hendriyono Rachman sebagai pemateri menjelaskan digitalisasi layanan jasa keuangan. Menurut dia, mahasiswa yang belajar ilmu keuangan mesti selalu update tentang perkembangan teknologi terkini di dunia keuangan, terutama perbankan.

Berbanding lurus dengan ungkapan Hendriyono, Gunawan Arief Hartoyo dari Bank Syariah Mandiri menekankan bahwa fintech bukan ancaman bagi lembaga keuangan. Keberadaan teknologi fintech justru cukup bagus bagi lembaga keuangan. Sebab, hal itu bisa lebih mengefisienkan berbagai aspek.

Di sisi lain, terkait dengan talkshow itu, Ketua pelaksana Bayu mengaku bersyukur atas pelaksanaan event perdana tersebut. Diharapkan event itu mampu memberikan dampak positif bagi peserta, khususnya yang menempuh studi bidang keuangan.

”Untuk teman-teman mahasiswa, saya berharap lebih sering menyelenggarakan acara untuk mengasah keterampilan kita. Manage waktu dan kerja sama tim,” kata mahasiswa Manajemen Perbankan angkatan 2017 Fakultas Vokasi.

Selain itu, agar lebih dikenal lagi Fakultas Vokasi. Bagaimapun juga, kegiatan yang kita lakukan turut membawa nama almamater kebanggaan,” imbuhnya. (*)

 

Penulis: Wiwik Yuni Eryanti Ningrum

Editor: Feri Fenoria Rifa’i

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu