Sambut Maba Bidikmisi, Rektor: Mahasiswa Bidikmisi Harus Lulus Tepat Waktu

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin
Bidikmisi
Rektor UNAIR Prof. Nasih saat memberikan paparan dihadapan orang tua dan mahasiswa baru bidikmisi 2018. (Foto: Feri Fenoria)

UNAIR NEWS – Sebagai salah satu kampus yang menjadi pelopor lahirnya bantuan pendidikan bidikmisi di Indonesia, Universitas Airlangga terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi generasi terbaik bangsa dari keluarga pra sejahtera tersebut. Bahkan, setiap tahunnya, seluruh orang tua dan mahasiswa baru penerima bantuan pendidikan bidikmisi disambut langsung oleh rektor dan jajaran pimpinan di lingkungan UNAIR.

Tahun ini, Rektor UNAIR Prof. Nasih menyambut ratusan orang tua dan mahasiswa baru penerima bantuan pendidikan bidikmisi di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C UNAIR pada Senin (23/7).

Dalam sambutannya dihadapan seluruh orang tua dan mahasiswa baru penerima bantuan pendidikan bidikmisi, Prof. Nasih mengucapkan selamat kepada 753 maba bidikmisi yang telah bergabung bersama 35.000 mahasiswa UNAIR. Baginya, mahasiswa bidikmisi merupakan orang pilihan dan generasi terbaik untuk menjadi  penerus dan pemimpin bangsa di masa mendatang.

“Meskipun secara ekonomi terbilang kurang, namun, saya yakin mahasiswa bidikmisi secara akademis memiliki kemampuan yang sama, bahkan dapat melebihi mahasiswa lain,” ungkap Prof. Nasih.

Guru besar FEB UNAIR itu juga menghimbau kepada mahasiswa penerima bantuan pendidikan bidikmisi 2018 untuk ke depan dapat menyelesaikan studi tepat waktu. Hal itu, tandasnya, sebagai bentuk bakti kepada orang tua. Tidak hanya itu, rektor juga menyampaikan konsekuensi bagi mahasiswa bidikmisi yang terlambat menyelesaikan studi harus menanggung biaya pendidikan dan biaya hidup.

“Dan bagi yang tidak mencapai nilai IPK minimum di tahun pertama hingga semester 4, maka yang bersangkutan harus undur diri dari UNAIR,” tuturnya.

Pada akhir, rektor meminta seluruh mahasiswa penerima bantuan pendidikan bidikmisi untuk berdiri dan mengikrarkan janji agar bisa menyelesaikan studi tepat waktu. Tercatat, sebanyak 418 mahasiswa baru penerima bantuan pendidikan bidikmisi dari jalur SNMPTN dan 335 mahasiswa baru penerima bantuan pendidikan bidikmisi dari jalur SBMPTN.

Penulis: Nuri Hermawan

Berita Terkait

UNAIR News

UNAIR News

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).

Leave Reply

Close Menu