Maba
Suasana registrasi ulang mahasiswa baru di ACC Kampus C UNAIR. (Foto: Arya Budiman)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Bagi mahasiswa baru Universitas Airlangga yang diterima jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) sudah bisa melakukan pra registrasi dan registrasi penerimaan mahasiswa baru.

Kali ini, tepat saat melakukan daftar ulang di Airlangga Convention Center (ACC), Kampus C UNAIR pada Kamis (19/7), tim UNAIR NEWS  berhasil menemui orang tua dan mahasiswa baru untuk dimintai pernyataan mengenai berbagai kesan telah menjadi bagian dari civitas akademika UNAIR.

Kesan yang didapat pun beragam, ada yang memilih UNAIR karena posisi lima besar nasional, karena mimpi sejak SMA, bahkan ada juga karena termotivasi dari kedua orang tua yang juga alumni dari UNAIR. Kezia Sinta misalnya, mahasiswa baru yang diterima di program studi Manajemen itu mengatakan bahwa motivasi utamanya ingin mendaftar di UNAIR adalah orang tua.

“Ayah dan mama dulu alumni UNAIR, jadi ingin meniru langkah mereka. Selain itu, UNAIR kan kampus favorit yang menjadi impian banyak orang,” tutur mahasiswa baru asal Mojokerto tersebut.

Berbeda dengan Kezia, kepada UNAIR NEWS ­Yuda Setiawan, mahasiswa baru yang diterima di program studi Ekonomi Pembangunan itu mengatakan bahwa motivasi utamanya ingin kuliah di UNAIR adalah suasana baru dan tantangan yang berbeda.

“Karena saya dari Purworejo, semua teman-teman SMA saya kebanyakan melanjutkan kuliah di Yogjakarta. Oleh sebab itu saya memilih UNAIR, biar ada suasana baru dan tantangan yang berbeda,” paparnya.

Sementara itu, Saifullah Hanif mahasiswa baru asal Tegal, memiliki kesan yang berbeda pula. Baginya, keinginannya memilih FK UNAIR tidak sekadar kualitas program studi kedokteran yang sangat baik. Lebih dari itu, imbuhnya, ia ingin merintis dan memotivasi adik-adik angkatan dari Tegal untuk berani mengikuti langkahnya.

“Karena dari daerah kami, jarang yang berani mengambil studi di UNAIR. saya ingin mengawali itu,” tandasnya.

Jika mahasiswa baru memiliki berbagai kesan yang beragam, tidak jauh berbeda dengan orang tua mahasiswa baru. Agustinus misalnya, ia mengaku senang saat melihat putranya bisa diterima menjadi bagian dari UNAIR. Oleh itu, pesan terbesar saat mengetahui bahwa putranya diterima adalah meminta agar bisa fokus dan serius dalam menempuh studi.

“Saya selalu berpesan kepada anak saya dan semua mahasiswa baru, harus bisa menjalani kuliah dengan serius,” tandasnya.

Pada akhir, hal menarik yang ditemui UNAIR NEWS saat menemui orang tua dan mahasiswa baru di lapangan adalah kesan bangga menjadi bagian airlngga. Sontak saat menutup serangkaian wawancara semua selalu kompak mengatakan Bangga Airlangga.

Penulis: Nuri Hermawan

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone