EMPAT wisudawan dan sejumlah mahasiswa UNAIR Banyuwangi merayakan pelantikan perdana Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Surabaya pada Ahad (1/7). (Foto: Istimewa)
EMPAT wisudawan dan sejumlah mahasiswa UNAIR Banyuwangi merayakan pelantikan perdana Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di Surabaya pada Ahad (1/7). (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook41Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Delapan mahasiswa Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPK) Program Studi di Luar Kampus (PSDKU) Universitas Airlangga di Banyuwangi membukukan sejarah pada Pelantikan Wisuda periode Juli 2018. Kedelapan mahasiswa menjadi lulusan pertama prodi FPK PSDKU UNAIR di Banyuwangi.

Tepatnya pada Ahad (1/7), gelar S.Pi., atau sarjana perikanan resmi mereka raih. Itu menjadi sangat istimewa karena proses pendidikan mereka digelar di luar kampus utama Surabaya. Delapan mahasiswa tersebut adalah Alvian Irwan Prayoga; M. Luthfil Hakim; Dewi Fatmawati S.; Nina Rofi’ Rukmana; Maria Agustina Pardede; Lukita Sury; Dana Icha Bakti; dan Novi Nur Latifah.

Sebelum mereka dilantik Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Nasih, S.E., MT., Ak., CMA., di ACC (Airlangga Convention Centre) UNAIR Kampus C, proses pendidikan serupa dengan yang di pusat dilalui. Tidak ada yang berbeda. Hingga akhirnya kelulusan mampu mereka raih.

Kepada delapan mahasiswa itu dan yang lain, Dekan FPK UNAIR Prof. Dr. Mirni Lamid, drh., Mp., menyampaikan pesan dalam acara pelepasan lulusan perdana tersebut di fakultas. Saat terjun ke dunia kerja, mahasiswa mesti menggangap semua orang adalah kolega.

”Dengan begitu, akan terwujud rasa menghargai orang lain dan dihargai orang lain,” ujarnya.

Sementara itu, Prof. Nasih dalam pelantikan wisuda 1.030 lulusan turut memberikan perhatian kepada para lulusan perdana PSDKU UNAIR di Banyuwangi. Dalam sambutannya, rektor meminta para lulusan tersebut berdiri, lantas menyampaikan selamat.

”Tidak ada perbedaan antara alumni UNAIR Banyuwangi dan UNAIR Surabaya. Yang menjadi pembeda adalah hanya tempat belajar,” katanya.

”Saat terjun ke dunia kerja nanti, seluruh alumni UNAIR baik Banyuwangi maupun Surabaya, tetap memakai satu nama, yakni Universitas Airlangga,” imbuhnya.

Sambut Kakak Tingkat

Momen pelantikan perdana mahasiswa PSDKU UNAIR di Banyuwangi tersebut sontak disambut baik rekan dan adik tingkat. Sejumlah mahasiswa Banyuwangi FPK turut hadir dalam pelantikan wisuda itu. Mereka rela menempuh jarak yang tidak dekat dari Banyuwangi ke Surabaya untuk merayakan pencapaian tersebut.

Banner berukuran 3 x 1 meter menyambut delapan mahasiswa lulusan perdana itu seusai mengikuti prosesi pelantikan. ”Selamat dan Sukses Wisudawan & Wisudawati” tertulis pada banner tersebut. Yang menarik adalah tulisan-tulisan tanda pagar (tagar) yang membingkai ucapan selamat dalam banner itu. Mulai tagar JanganLupaAdiknya, NdangRabi, NdangKerjo, SakinahMawadahWarohmah sampai HidupItuKeras.

“Ini merupakan wisuda pertama. Dan, bisa dibilang sejarah bagi kampus UNAIR Banyuwangi. Jadi, kami juga tidak mau dong ketinggalan momen,” ujar M. Reynaldy Thoriq, mahasiswa FPK PSDKU UNAIR di Banyuwangi yang hadir dalam penyambutan tersebut.

”Meski jauh-jauh dari Banyuwangi atau kota masing-masing, yang terpenting bisa menyambut kakak tingkat kami yang sedang wisuda. Dan, mereka merupakan penduduk pertama di kampus UNAIR Banyuwangi,” tambahnya. (*)

Penulis: Bastian Ragas/ Feri Fenoria Rifai

ShareShare on Facebook41Tweet about this on Twitter0Email this to someone