kulit cantik
LIDAH buaya (Aloe vera) banyak berkhasiat sebagai bahan alami masker wajah untuk kecantikan. (Foto: Istimewa)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Masker wajah sudah dikenal sejak berabad abad lamanya. Pemakaian masker wajah dikenal sejak jaman kerajaan atau dinasty, dan dipakai oleh puteri-puteri keraton untuk menghaluskan dan mempercantik kulit secara alami. Pemakaian bahan ini dibuat dari herbal tumbuhan-tumbuhan atau buah-buahan yang dikeringkan, dikemas sedemikian rupa secara higienis.

Tim PKMK dari Fakultas Farmasi UNAIR yang terdiri dari Aprilia Nur’aini Rizma Putri, Putri Diana Yusuf, Bunga Izzatul L., dan Nadia Natsya Al-Khalifi mengembangkan produk kewirausahaan dengan tema ALOMATCH, yakni masker wajah peel off berbahan dasar alam dengan kombinasi Aloe vera dan Matcha green tea yang telah teruji khasiatnya.

Mengapa dipilih bahan alami, dijelaskan Aprilia Nur’aini Rizma Putri, selaku ketua Tim PKMK Farmasi UNAIR, tidak lain terinspirasi dengan bahan yang digunakan oleh budaya leluhur tadi, dibuat murni tanpa bahan pengawet atau pemutih yang justru bisa merusak atau membahayakan kulit wajah.

”Ini sangatlah penting karena wajah adalah estetika manusia yang akan dilihat pertama oleh orang lain,” kata Aprilia.

Dalam perkembangannya, masker wajah mulai menjadi produk kecantikan yang banyak dipercaya kaum hawa untuk menjaga kulit mereka. Jenis masker wajah yang sering kita jumpai saat ini yaitu masker wajah peel off. Masker ini tidak hanya mengangkat komedo, maupun kotoran, peel off mask juga efektif dalam melembabkan kulit, karena masker diaplikasikan secara menyeluruh dan didiamkan selama beberapa saat.

kulit cantik
RACIKAN tepung teh hijau yang bermanfaat untuk kesehatan. (Foto: Istimewa)

Agar hasilnya lebih optimal, peel-off mask digunakan saat wajah sudah benar-benar bersih. Ada baiknya untuk melakukan pencucian wajah dengan air hangat sebelum menggunakan masker, hal ini membuat pori-pori terbuka dan siap menerima kandungan dari masker.

Lidah buaya (Aloe vera) dikenal lama sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Seiring kemajuan Iptek, manfaat tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.

Lidah buaya mengandung banyak vitamin kecuali vitamin D, mineral, saponin dan puluhan jenis asam amino. Dalam penggunaannya untuk perawatan kulit, Aloe vera dapat menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan serta perbaikan dan peremajaan kulit.

Aloe vera juga mengandung asam folik yang melindungi sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tubuh yang seringkali terefleksi pada kulit. Dengan beragam manfaat yang terkandung dalam lidah buaya, pemanfaatannya kurang optimal oleh masyarakat yang hanya memanfaatkannya sebagai penyubur rambut.

Kemudian matcha (teh bubuk) adalah teh hijau berbentuk bubuk yang sudah digiling hingga halus seperti tepung. Kebiasaan minum teh sudah sejak lama di Tiongkok. Matcha sangat baik untuk jerawat karena memiliki kemampuan menurunkan produk sebum dan meremajakan sel-sel kulit. Bagi wanita yang memasuki usia setengah baya, sering merasa cemas akan datangnya garis-garis halus dan kerutan. Matcha bisa melindungi kulit dari sinar UV dan mencegah penuaan dini dan hiperpigmentasi.

ALOMATCH menjadi terobosan produk kecantikan yang aman, berkualitas serta memiliki harga yang relatif murah jika dibandingkan dengan produk lainya. Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki, ALOMATCH menjadi produk kewirausahaan dengan daya jual prospektif tinggi. (*)

Editor : Bambang Bes

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
mm

Media komunikasi dan informasi seputar kampus Universitas Airlangga (Unair).