kebiasaan
ANGGOTA tim PKMM “Oscar” sedang melakukan motivasi pembelajaran terhadap anak-anak dan anggota Karang taruna di Sidotopo Jaya Surabaya. (Foto: Dok PKMM)
ShareShare on Facebook11Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Sidotopo Jaya merupakan salah satu kawasan padat penduduk di Kecamatan Semampir, kawasan Surabaya Utara. Wilayah ini sempat dikenal dengan image negatif terkait persoalan narkoba dan kriminalitas. Seperti pernah dilakukan penelitian, di kawasan ini pernah terdapat kasus kejahatan narkoba hingga mencapai 13-24 kasus/tahun.

Dampak kurang sedap ini juga dirasakan di daerah Sidotopo Jaya, dimana kebiasaan masyarakat di sana cenderung kearah negatif dan bahkan menyimpang. Hal ini tercermin dari kebiasaan yang dilakukan oleh pemuda dan anak-anak di wilayah tersebut. Seorang ketua RT disana sebagai pembina Karang Taruna mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh remaja bahkan anak-anak disana cenderung tidak bermanfaat.

Hal tersebut dibenarkan oleh Fia, salah seorang anggota Karang Taruna setempat. Menurut Fia, remaja dan anak-anak di wilayahnya banyak menghabiskan waktu senggangnya dengan “cangkruk” di warung-warung kopi. Dari situlah ia menduga awal dari remaja terbawa ke arah yang menyimpang.

Berangkat dari permasalahan itulah empat mahasiswa Universitas Airlangga, yakni Achmad Rizki, Fauziah Silvana Putri, Puput Ayu Ramadhani, dan Wahyu Perdana yang tergabung dalam tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKMM) membuat sarana pembelajaran bernama “OSCAR” atau Pos Baca Kreatif yang menyasar pada remaja dan anak-anak di RT 05.

Naskah proposal Achmad Rizki Dkk tersebut berhasil lolos dari seleksi Dikti sehingga mendapatkan dana pengembangan dari Kemenristekdikti dalam program PKM tahun 2017-2018.

kebiasaan
SEBAGIAN tim PKMM ‘Oscar’ bersama anak-anak Kartar Sidotopo Jaya, Kec. Semampir, Surabaya. (Foto: PKMM)

Achmad Riski selaku ketua tim menjelaskan, pihaknya di kawasan itu membangun Pos Baca dengan bantuan mitra kerja, yaitu Karang Taruna setempat. Pos baca tersebut di dalamnya terdapat program-program sebagai treatment untuk merubah kebiasaan, sesuai dengan judul PKMM yang mereka ajukan.

”Dengan program berjudul ’OSCAR’ (Pos Baca Kreatif) ini maksud kami sebagai upaya untuk merubah kebiasaan anak dan pemuda melalui implementasi literasi baca di Sidotopo Jaya Surabaya,” kata Achmad Riski.

Intinya, Oscar ini merupakn program yang dirancang sebagai treatment untuk memancing pengunjungnya untuk merubah kebiasaan melalui implementasi literasi baca, salah satunya literasi kreatif, yang mana program ini ingin mengajak untuk mempraktikkan sesuatu yang ia baca, misalnya membuat kerajinan, membuat karya tulis, dan lain sebagainya.

”Jadi program ini juga bisa dijadikan sebagai suatu daya tarik bagi pemuda dan anak-anak untuk datang ke tempat pembelajaran serta memanfaatkan fasilitas Oscar. Kedepan kami berharap kegaitan pemuda dan anak-anak bisa berfokus pada pos baca tersebut,” tambah Achmad Rizki mengakhiri. (*)

Editor : Bambang Bes

ShareShare on Facebook11Tweet about this on Twitter0Email this to someone