Lulus Doktor ke 803, Dian Ardiana Kemukakan Problem Kulit Vitiligo

UNAIR NEWS – Acara Ujian Doktor Terbuka (UDT) Program Ilmu Kedokteran Jenjang Doktor Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga kembali digelar.

Menghadirkan Dekan FK UNAIR sebagai pimpinan sidang, kali ini promovendus Dian Ardiana, dr., Sp.KK, FINSDV, FAADV tampil menyampaikan disertasinya berjudul Profil WNT1,B-CATENIN, Sel Punca Melanosit dan Melanosit Folikel Rambut Pada Repigmentasi Perifolikuler Vitiligo Dengan Pemberian Narrow band-ultraviolet B, di Aula FK UNAIR (5/7).

Dalam disertasinya,  perempuan kelahiran Surabaya, 16 April 1967 mengungkap masalah vitiligo atau lebih dikenal sebagai bentuk gangguan pigmentasi yang ditandai dengan bercak berwarna putih seperti susu atau seperti kapur (depigmentasi) pada kulit dan membran mukosa.

Masalahnya, penampakan vitiligo terlihat makin kontras pada pasien kulit berwarna, sehingga membawa dampak penurunan kualitas hidup pasien serta menimbulkan gangguan psikiatrik. “Sebagian besar pasien menganggap vitiligo sebagai penyakit serius. Inilah alasan mengapa pasien berupaya mencari terapi,” ungkapnya.

Dalam kasus ini, narrow band-ultraviolet merupakan salah satu bentuk terapi vitiligo yang masih sering digunakan hingga kini. Namun untuk mencapai hasil terapi yang sempurna masih terkendala banyak faktor.

“Terapi NB-UVB sama halnya dengan terapi UVA.butuh waktu pemberian cukup lama beberapa bulan maupun tahun, sementara keberhasilan repigmentasi belum mencapai 100%,”ungkapnya.

Terapi vitiligo terbilang beragam, mulai dari terapi topikal, fisik dan ultraviolet A, maupun ultraviolet B, laser, sampai tindakan bedah.

Sidang terbuka berlangsung serius. Berbagai pertanyaan yang diajukan tim penyanggah dijawab oleh promovendus dengan sejumlah argumen demi untuk mempertahankan disertasinya.

Beradasarkan data, setiap tahun Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga rata rata menghasilkan 40-50 doktor baru. Dan kelulusan Dian Ardiana menambah deretan para lulusan Doktor yang kini telah mencapai 803 orang. (*)

Penulis : Sefya Hayu Istighfaricha

Editor: Binti Q. Masruroh