Dyah Ayu Larasati, wisudawan terbaik S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga periode Juli 2018. (Dok. Pribadi)
ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone
image_pdfimage_print

UNAIR NEWS – Tidak menyangka dan bersyukur. Begitulah perasaan Dyah Ayu Larasati, ketika dinobatkan sebagai wisudawan terbaik S1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (UNAIR). Ia berhasil lulus program studi Akuntansi dengan IPK 3.96.

“Saya sempat tidak menyangka karena sejujurnya masih banyak teman-teman yang jauh lebih baik dari saya. Tetapi Alhamdulillah berkat usaha dan doa orang-orang sekitar dapat terpilih menjadi wisudawan terbaik,” tutur perempuan kelahiran Gresik, 29 Oktober 1997.

Dalam memenuhi studi S1, Laras sapaan karibnya, meneliti terkait audit. Yaitu pengaruh managerial overconfidence terhadap audit fee. Topik ini menelaah tindakan overconfidence yang dimiliki jajaran eksekutif di perusahaan yang ternyata mempengaruhi risiko perusahaan. Selain itu, juga meningkatkan audit fee yang harus perusahaan bayarkan ke firma akuntan publik.

Selama melakukan penelitian, perempuan yang sempat menerima Djarum Beasiswa Plus itu tentu mengalami berbagai kendala. Mulai dari pencarian topik skripsi, pengumpulan data dengan jumlah hampir ribuan, hingga studi dari berbagai literatur. Laras mengatakan, memperoleh materi dan merangkainya ke dalam sajian yang informatif menjadi tantangan tersendiri.

Tak hanya itu, selama studi di UNAIR Laras terlibat aktif dalam penelitian dosen. Ia tergabung dalam Pusat Data dan Riset FEB UNAIR. Tugasnya adalah membantu penelitian dosen atau menyediakan data-data ekonomi yang diperlukan. Bahkan, ia juga terlibat langsung dalam penulisan paper penelitian bersama dosen akuntansi.

Meski disibukkan dengan penelitian, kegiatan organisasi, lomba, maupun kegiatan beasiswa, Laras memiliki cara tersendiri agar semua terselesaikan. Yakni denagn mengatur skala prioritas. Ia menentukan prioritas apa yang hendak dikerjakan karena semua hal tidak dapat dilakukan secara bersamaan.

Ke depan, Laras akan melanjutkan studi jenjang magister dan berkarir di BUMN atau multinasional company. Yang terpenting menurutnya, selalu melakukan segala sesuatu dengan maksimal dan ilmu yang diperoleh tidak hanya untuk diri sendiri, melainkan menjadi berkah jika dibagi kepada orang lain. (*)

Penulis: Siti Nur Umami

Editor: Binti Q. Masruroh

ShareShare on Facebook0Tweet about this on Twitter0Email this to someone